
Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Republik Yaman untuk Indonesia Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, untuk membahas penguatan kerja sama strategis di sektor pendidikan, perdagangan, dan kebudayaan.
Khofifah mengatakan pembahasan bersama Dubes Yaman dan tim difokuskan pada tindak lanjut kerja sama teknis yang dapat dikembangkan kedua pihak.
"Beliau bersama tim telah mendiskusikan beberapa hal strategis untuk ditindaklanjuti kerjasama teknis di sektor pendidikan, perdagangan dan budaya," ungkap Khofifah.
Khofifah menegaskan seluruh proses kerja sama tetap mengikuti rekomendasi dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, serta DPRD Provinsi Jawa Timur.
Perdagangan Jawa Timur dan Yaman Tumbuh Positif
Khofifah menjelaskan hubungan perdagangan antara Jawa Timur dan Yaman menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menyebut pada periode 2021-2025, nilai ekspor Jawa Timur ke Yaman tumbuh rata-rata 24,08 persen per tahun.
Pada tahun 2025, nilai ekspor Jawa Timur ke Yaman mencapai sekitar 14,6 juta dolar Amerika Serikat.
Komoditas utama ekspor Jawa Timur ke Yaman meliputi olahan tepung, sabun dan preparat pembersih, kertas dan karton, produk kaca, makanan olahan, perlengkapan listrik, hingga produk perikanan.
Khofifah menyampaikan nilai impor Jawa Timur dari Yaman tercatat sebesar 1,97 juta dolar Amerika Serikat sehingga Jawa Timur mengalami surplus perdagangan.
"Sedangkan nilai impor Jawa Timur dari Yaman tercatat sebesar 1,97 juta dolar AS, sehingga menghasilkan surplus perdagangan bagi Jawa Timur sekitar 12,63 juta dolar AS," ujarnya.
Menurut Khofifah, peluang peningkatan kerja sama perdagangan antara Jawa Timur dan Yaman masih sangat terbuka.
Ia menilai hubungan historis kedua wilayah turut memperkuat potensi kerja sama ekonomi dan sosial masyarakat.
"Betapa persaudaraan antara Indonesia dan Yaman terutama Provinsi Hadramaut sudah begitu kuat berjalan luar biasa. Dan banyak produk dari Yaman yang kita temui di sini. Seperti madu Yaman sering kita lihat sebagai oleh-oleh haji atau umroh , selain itu lagu lagu dari Yaman juga populer di sini," katanya.
Kerja Sama Pendidikan dan Budaya Jadi Sorotan
Di sektor budaya, Khofifah menyebut hubungan Jawa Timur dan Yaman telah terjalin sejak lama melalui perdagangan maritim, penyebaran ilmu pengetahuan, dan interaksi sosial masyarakat.
Keberadaan komunitas Arab-Hadhrami di kawasan Ampel Surabaya dan sejumlah wilayah lain di Jawa Timur dinilai menjadi simbol kuat hubungan sejarah kedua wilayah.
Khofifah juga menyoroti peluang penguatan kerja sama pendidikan melalui program pertukaran mahasiswa antara Jawa Timur dan Yaman.
"Menjadi bagian penting membangun pendidikan terutama di sektor jurusan agama tetapi bahwa mereka mendapatkan penguatan bagaimana moderasi di antara komunitas dimana mereka akan mengabdikannya," tutur Khofifah.
Sementara itu, Duta Besar Yaman Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Ia berharap hubungan kedua pihak dapat kembali diperkuat di berbagai sektor strategis.
"Mereka mempunyai peran yang begitu besar di negeri ini maka sekarang kita ingin membangun kembali hubungan tersebut baik di sektor pendidikan, kebudayaan dan ekonomi. Semoga semua rencana ini dapat tercapai," ucap Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh.
- Penulis :
- Arian Mesa





