HOME  ⁄  Nasional

Ratusan Mahasiswa dan Pelajar Belajar Sistem Pemerintahan Lewat Kunjungan ke Istana Kepresidenan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Ratusan Mahasiswa dan Pelajar Belajar Sistem Pemerintahan Lewat Kunjungan ke Istana Kepresidenan
Foto: Pelajar sekolah menengah pertama berofoto bersama di kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (19/5/2026) dalam program kegiatan Istana untuk Anak Sekolah (sumber: BPMI Sekretariat Presiden)

Pantau - Ratusan mahasiswa dan pelajar mempelajari sistem pemerintahan secara langsung melalui kunjungan ke kompleks Istana Kepresidenan Jakarta dalam program Istana untuk Anak Sekolah yang diikuti sekitar 500 peserta dari kalangan siswa sekolah menengah pertama dan mahasiswa.

Sebanyak 200 mahasiswa berasal dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Budi Luhur yang mengikuti rangkaian kegiatan edukasi tersebut.

Sejak pagi hari para mahasiswa dan pelajar berkumpul di Aula Hoegeng untuk menerima pemaparan materi mengenai roda pemerintahan dan tata negara.

Setelah pembekalan materi, peserta diajak menyusuri area dalam Istana Merdeka, Kantor Presiden, hingga Istana Negara yang menjadi lokasi berlangsungnya berbagai pengambilan keputusan penting negara.

Peserta Mengaku Mendapat Pengalaman Baru

Mahasiswa Kriminologi Universitas Budi Luhur, Abielle Darren, mengaku terkejut karena peserta tidak hanya melihat area luar istana tetapi juga dapat masuk ke dalam kompleks.

“Awalnya saya ekspektasi itu hanya di luarnya saja, tetapi ternyata bisa masuk ke dalamnya juga,” ungkap Abielle.

Mahasiswi UGM Salsabilah Azzahra menilai kunjungan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan pembelajaran di ruang kelas.

Salsabilah berharap program edukasi tersebut dapat terus dibuka secara berkelanjutan untuk berbagai jenjang pendidikan.

“Harapan saya Istana Negara dapat menerima mahasiswa maupun siswa dari SD hingga SMA untuk berkunjung langsung ke istana negara ini, karena begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil,” ujar Salsabilah.

Peserta Belajar Pengelolaan Arsip dan Kepemimpinan

Perwakilan Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi Sekolah Vokasi UGM, Richwan, menilai kegiatan tersebut memberikan sudut pandang baru mengenai pengelolaan dokumentasi negara.

Menurut Richwan, peserta dapat belajar langsung mengenai cara Sekretariat Negara merawat dan melestarikan cagar budaya sebagai bagian dari dokumentasi informasi negara.

Program tersebut juga dihadiri siswa dari SMPN 94 Jakarta dan SMPN 4 Jakarta yang menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kesempatan mengikuti kegiatan itu.

Siswi SMP 5 Jakarta, Alzena, tampak bersemangat saat mendapat kesempatan berbicara di podium dalam kegiatan tersebut.

Alzena mengaku momen itu membuat dirinya semakin termotivasi untuk menjadi pemimpin di masa depan.

“Saya merasa sangat bersemangat sekali, berbicara di depan banyak sekali orang, dan juga di depan bapak dan ibu, membuat saya merasa sangat bersemangat, merasa sangat terinspirasi, termotivasi untuk menjadi seorang pemimpin terutama sebagai pemimpin bangsa,” kata Alzena.

Penulis :
Shila Glorya