HOME  ⁄  Nasional

Ketum PWI Minta Wartawan Internalisasi Kode Etik demi Jaga Profesionalisme

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ketum PWI Minta Wartawan Internalisasi Kode Etik demi Jaga Profesionalisme
Foto: (Sumber : Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir (kanan) bersama Wali Kota Jambi Maulana (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan usai kegiatan silaturahim di rumah dinas wali kota, di Jambi, Selasa (19/5/2026). ANTARA/Agus Suprayitno..)

Pantau - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir menegaskan wartawan harus mampu menginternalisasi Kode Etik Jurnalistik agar profesionalisme dan integritas pers tetap terjaga dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Pernyataan itu disampaikan Akhmad Munir saat menghadiri kegiatan silaturahim bersama Wali Kota Jambi Maulana di Kota Jambi, Selasa (19/5) malam.

"Kode etik merupakan kompas bagi jurnalis dalam menjalankan profesi, maka harus diinternalisasi oleh seorang jurnalis," kata Munir.

Menurut dia, wartawan memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang mencerdaskan masyarakat melalui karya jurnalistik yang berintegritas.

Ia menilai profesi wartawan dan kepala daerah memiliki tujuan perjuangan yang sama dalam membangun masyarakat, meski dilakukan melalui cara yang berbeda.

"Bedanya hanya pada cara berjuang. Kalau kepala daerah berjuang lewat kebijakan dan keputusan, maka wartawan berjuang melalui karya jurnalisme yang berintegritas," ungkapnya.

PWI Soroti Praktik Jurnalisme Menyimpang

Munir juga menyoroti masih adanya praktik jurnalisme menyimpang yang mencoreng nama baik profesi pers.

Ia menyebut sejumlah oknum wartawan masih terlibat dalam praktik ketergantungan terhadap imbalan tertentu hingga tindakan pemerasan.

"Kami sadar ada tantangan ini. Inilah tugas besar PWI agar wartawan betul-betul menjaga marwah, martabat, dan profesionalitasnya," tegasnya.

Menurut mantan Direktur Utama Perum LKBN ANTARA itu, profesionalisme menjadi kunci utama agar wartawan tetap dipercaya masyarakat dan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara sehat.

Pemkot Jambi Sebut Kritik Pers Bersifat Konstruktif

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana mengatakan hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers selama ini berjalan baik.

Ia menilai media memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi pembangunan kepada masyarakat secara cepat dan akurat.

Maulana juga menegaskan pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dari media selama bersifat membangun.

"Seringkali rekan-rekan wartawan memberikan kritik. Namun, kami melihat hal tersebut sebagai kritik yang konstruktif demi kemajuan Kota Jambi," tuturnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf