
Pantau - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai investasi di sektor budaya memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan pengembangan pariwisata daerah.
Novita mengatakan sinergi antara lembaga legislatif, BUMN perbankan, dan komunitas lokal menjadi kunci percepatan pembangunan daerah, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Juga mampu menarik wisatawan dan menggerakkan roda ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” ungkap Novita dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.
Pernyataan tersebut disampaikan saat penyaluran bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp400 juta kepada Lembaga Penggiat Budaya Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
DPR Dorong Pelestarian Budaya Lokal
Menurut Novita, pelestarian adat dan budaya lokal di Kabupaten Trenggalek harus terus mendapatkan dukungan agar mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi daerah.
Ia mengapresiasi komitmen BUMN dalam mendukung pembangunan infrastruktur kebudayaan, terutama di wilayah yang memiliki potensi kearifan lokal besar seperti Trenggalek.
“Lapangan Budaya Dongko bukan sekadar ruang terbuka, melainkan pusat kreativitas dan penjaga tradisi masyarakat Trenggalek,” katanya.
Novita menilai keberadaan ruang budaya dapat menjadi sarana pengembangan kreativitas masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Bantuan CSR Disebut Jadi Langkah Strategis
Legislator yang membidangi urusan pariwisata dan perindustrian itu menegaskan akan terus mendorong program tanggung jawab sosial perusahaan agar menyasar sektor-sektor vital yang menyentuh masyarakat akar rumput.
Menurut dia, pelestarian budaya merupakan salah satu sektor penting yang perlu mendapatkan perhatian berkelanjutan.
“Ini adalah langkah awal yang krusial untuk memberikan wajah baru yang lebih representatif, aman, dan membanggakan bagi para pelaku seni serta masyarakat luas,” ujar Novita.
Ia berharap penguatan sektor budaya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah di masa mendatang.
- Penulis :
- Aditya Yohan





