
Pantau - Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperkuat kolaborasi dengan perusahaan teknologi global asal Tiongkok, Ruijie Networks, untuk mempercepat implementasi transformasi digital di lingkungan kampus.
Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof Dr Mansyur Ramly mengatakan percepatan transformasi digital menjadi kebutuhan strategis yang harus segera diwujudkan secara nyata.
“Transformasi digital UMI tidak boleh lagi ditunda. Implementasinya harus dipercepat dan mulai dirasakan di seluruh kehidupan kampus. Dunia berubah sangat cepat, dan perguruan tinggi tidak boleh tertinggal,” ujar Mansyur Ramly di Makassar, Kamis.
Ia menegaskan UMI ingin hadir sebagai kampus masa depan yang modern, terkoneksi, dan mampu menjawab kebutuhan generasi baru.
“Kita ingin UMI hadir sebagai kampus masa depan yang modern, terkoneksi, cerdas, dan mampu menjawab kebutuhan generasi baru,” katanya.
UMI Siapkan Ekosistem Kampus Digital
Menurut Mansyur Ramly, digitalisasi kampus bukan hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga membangun budaya baru dalam tata kelola pendidikan tinggi yang lebih efektif dan transparan.
Ia meminta seluruh jajaran universitas menyiapkan langkah taktis dan terintegrasi agar transformasi digital dapat berjalan menyeluruh.
“Semua lini harus mulai bersiap, mulai dari sistem akademik, administrasi, layanan mahasiswa, pembelajaran digital, hingga penguatan ekosistem riset dan inovasi berbasis teknologi. UMI harus menjadi bagian dari masa depan pendidikan tinggi Indonesia,” ujarnya.
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI Prof Dr Masrurah Mokhtar mengatakan transformasi digital diarahkan untuk menciptakan pengalaman akademik baru yang lebih modern dan responsif.
“Yang sedang kita bangun bukan hanya sistem teknologi, tetapi ekosistem baru pendidikan tinggi. Kami ingin mahasiswa UMI merasakan pengalaman belajar yang lebih cerdas, lebih fleksibel, lebih cepat, dan lebih terintegrasi dengan perkembangan dunia global,” ungkapnya.
UMI Targetkan Jadi Smart Campus Bertaraf Global
Rektor UMI Prof Dr Hambali Thalib menyebut transformasi digital menjadi bagian dari visi besar universitas menuju World Class University yang tetap berlandaskan nilai keislaman dan budaya akademik.
“Kami ingin membangun kampus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga unggul dalam inovasi, teknologi, dan kualitas layanan. UMI Connection akan menjadi titik awal fase baru UMI sebagai smart campus yang modern, adaptif, dan terkoneksi secara global,” tuturnya.
Dalam kunjungan ke Tiongkok, delegasi UMI juga melihat langsung sistem manufaktur modern berbasis otomatisasi di Ruijie Smart Digital Factory yang mengintegrasikan kecerdasan sistem dan kontrol digital secara real-time.
- Penulis :
- Aditya Yohan





