
Pantau - Presiden Prabowo Subianto kembali memanggil sejumlah menteri bidang ekonomi dan pejabat negara ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta untuk membahas berbagai agenda strategis, termasuk pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Khusus Ekspor.
Pembentukan BUMN Khusus Ekspor Jadi Fokus Pertemuan
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani mengatakan dirinya memenuhi undangan makan siang bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta.
Rosan menyebut salah satu agenda yang akan dibahas ialah perkembangan pembentukan Badan Ekspor.
“Ini mau lapor mekanismenya (Badan Ekspor),” ungkap Rosan kepada awak media.
Namun, Rosan belum menjelaskan secara rinci isi laporan yang akan disampaikan kepada Presiden Prabowo terkait pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat negara lain, termasuk Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Menteri Bawa Sejumlah Laporan untuk Presiden
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kehadirannya di Istana Presiden untuk memenuhi undangan makan siang dari Presiden Prabowo.
Agus mengaku telah menyiapkan sejumlah laporan untuk disampaikan kepada Presiden apabila diperlukan.
“Haruslah, sebagai menteri kan harus siap. Kalau diperlukan kan harus dilaporkan,” kata Agus.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga membawa sejumlah laporan terkait sektor ekonomi dan perdagangan.
Salah satu laporan yang disiapkan Purbaya berkaitan dengan dugaan manipulasi nilai dalam dokumen perdagangan ekspor-impor.
“Selalu buat jaga-jaga, kalau ditanya jangan sampai nggak bisa. Ada studi itu, yang saya sebutin kemarin,” ujar Purbaya.
- Penulis :
- Arian Mesa





