
Pantau - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menegaskan pengarusutamaan gender menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional agar manfaat pembangunan dapat dirasakan setara oleh perempuan dan laki-laki.
Asisten Deputi Pengarusutamaan Gender Bidang Perekonomian, Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, dan Pemerintah Daerah Wilayah I KemenPPPA, Eni Widiyanti, mengatakan isu gender memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan multisektor di Indonesia.
"Kalau kita bicara tentang pembangunan gender, sebenarnya kita bicara tentang pembangunan multisektor yang cakupannya sangat luas," ungkap Eni Widiyanti dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
"Issu gender ada di ranah ekonomi, pendidikan, infrastruktur, kesehatan, hingga kepemimpinan," lanjutnya.
Kesenjangan Gender Masih Terjadi di Dunia Kerja
Eni mengungkapkan ketimpangan gender masih terlihat dari kesenjangan partisipasi kerja dan upah antara perempuan dan laki-laki.
Menurut dia, perempuan juga masih mendominasi sektor informal serta menghadapi tantangan dalam pengembangan usaha mikro.
Salah satu sektor yang masih mengalami kesenjangan yakni Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan yang dalam 15 tahun terakhir cenderung stagnan dengan selisih sekitar 30 persen dibanding laki-laki.
Kondisi tersebut dipengaruhi tingginya beban pengasuhan yang masih dibebankan kepada perempuan, keterbatasan layanan pengasuhan anak, hingga praktik kerja yang belum sepenuhnya inklusif dan ramah keluarga.
Dampaknya, banyak perempuan bekerja di sektor informal maupun pekerjaan paruh waktu dengan tingkat upah lebih rendah dibanding sektor yang didominasi laki-laki.
KPPPA Dorong Kebijakan Responsif Gender
KPPPA menilai kebijakan kesehatan, transportasi, dan infrastruktur yang responsif gender penting untuk mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Eni menegaskan kesenjangan gender juga berdampak pada kesempatan promosi serta pengembangan karier perempuan di dunia kerja.
Pemerintah pun terus mendorong pengarusutamaan gender dalam berbagai sektor pembangunan agar tercipta kesetaraan dan keadilan bagi seluruh masyarakat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





