
Pantau - Polisi menangkap tiga anggota geng motor yang melakukan pembacokan terhadap dua pria di kawasan Fly Over Taman Cibodas, Jatiuwung, Kota Tangerang.
Polisi Tangkap Pelaku di Lokasi Berbeda
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengatakan ketiga pelaku berinisial MH, DP, dan GR ditangkap di lokasi berbeda pada Jumat (22/5) dini hari.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan masyarakat. Seluruh pelaku yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Jauhari di Jakarta, Senin.
Peristiwa pembacokan itu terjadi pada Rabu (13/5) sekitar pukul 01.00 WIB saat dua korban berinisial SH dan DR melintas dari arah Jakarta menuju Tangerang menggunakan sepeda motor.
Saat tiba di kawasan Cimone, korban terlibat saling tatap dengan kelompok pelaku hingga memicu perselisihan di jalan.
“Berdasarkan pemeriksaan, aksi penyerangan dipicu persoalan sepele. Salah satu pelaku mengaku tersinggung lantaran merasa dilihat (ditatap) oleh korban. Pelaku kemudian mengejar, memepet kendaraan korban, lalu melakukan pembacokan secara bersama-sama,” ungkapnya.
Korban Alami Luka Serius Akibat Bacokan
Akibat serangan senjata tajam tersebut, salah satu korban mengalami enam luka bacok di bagian punggung dan paha.
Sementara korban lainnya mengalami luka serius di bagian punggung dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Selain membacok korban, para pelaku juga sempat berusaha merampas telepon genggam dan kunci sepeda motor milik korban, namun gagal karena korban melakukan perlawanan.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa rekaman CCTV hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku yang berasal dari wilayah Pasar Kemis hingga Serang.
“Selain menangkap tiga pelaku, menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, sebilah celurit, helm, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta handphone,” kata Jauhari.
Saat ini polisi masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut, termasuk pihak yang diduga menjadi otak penyerangan.
Jauhari juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak untuk mencegah keterlibatan dalam geng motor dan tindak kriminal jalanan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





