
Pantau - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyiapkan 10 ribu hunian seken untuk dipasarkan melalui Program Lelang Akbar BTN 2026 guna memperluas akses masyarakat memiliki rumah dengan harga lebih terjangkau.
SEVP Assets Management BTN Benjamen Sihombing mengatakan tren rumah seken dan aset lelang saat ini semakin diminati karena menawarkan harga kompetitif di lokasi yang sudah berkembang.
“Melalui Lelang Akbar BTN 2026, kami ingin membuka akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memiliki rumah dengan harga kompetitif sekaligus memperkuat ekosistem transaksi properti second yang lebih sehat, transparan, dan mudah diakses masyarakat di Indonesia,” ujar Benjamen di Jakarta, Senin.
BTN menawarkan properti tersebut dengan harga hingga 40 persen di bawah harga pasar.
Selain itu, BTN juga menyediakan skema pembiayaan rumah seken dengan bunga mulai 5 persen untuk mendukung akses kepemilikan rumah dan investasi properti.
BTN Tawarkan Rumah hingga Ruko di Berbagai Daerah
Benjamen menjelaskan aset yang ditawarkan mencakup rumah tapak, apartemen, ruko, hingga aset komersial lainnya.
Lokasi properti tersebar di Jabodetabek, Pulau Jawa, hingga luar Pulau Jawa.
Menurutnya, sebagian besar aset berada di kawasan yang telah memiliki infrastruktur dan fasilitas publik lengkap sehingga lebih diminati masyarakat.
Program itu juga disebut menjadi bagian dari dukungan BTN terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
BTN Targetkan Tingkat Keberhasilan Lelang 35 Persen
BTN menargetkan tingkat keberhasilan lelang mencapai 35 persen sepanjang 2026.
Target tersebut meningkat setelah BTN mencatat performa laku lelang tertinggi di antara bank Himbara pada 2025 dengan realisasi sebesar 34,4 persen.
Benjamen menilai lelang properti menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat pasar hunian sekunder sekaligus menjaga ekosistem properti tetap sehat dan transparan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





