HOME  ⁄  Nasional

Kemenkes Gandeng Gojek Perluas Cek Kesehatan Gratis bagi Mitra Pengemudi di 16 Wilayah

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kemenkes Gandeng Gojek Perluas Cek Kesehatan Gratis bagi Mitra Pengemudi di 16 Wilayah
Foto: Wakil Menteri Kesehatan Prof. Dante Saksono Harbuwono dalam peluncuran program CKG Komunitas di Rumah Mitra Gojek, Kemang Timur, Jakarta, Kamis 21/5/2026 (sumber: Kemenkes)

Pantau - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggandeng pihak swasta melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Komunitas untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi ribuan mitra pengemudi ojek daring yang diluncurkan di Rumah Mitra Gojek, Kemang Timur, Jakarta.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan kolaborasi tersebut bertujuan memastikan program CKG dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, khususnya kelompok pekerja dengan mobilitas tinggi.

Dante mengungkapkan, "Nah, ini pentingnya pemeriksaan gratis. Tujuannya menjaga supaya mereka tidak berobat pada saat sakit, tapi menjaga supaya mereka tetap sehat dan produktif."

Ia mengatakan biaya pemeriksaan kesehatan mandiri umumnya dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta per orang sehingga program gratis dinilai penting untuk membantu masyarakat melakukan deteksi dini penyakit.

Secara nasional, program CKG ditargetkan menyasar sekitar 70 juta jiwa pada 2025.

Hingga Mei 2026, capaian program tersebut telah mencapai 36 juta jiwa dengan sebanyak 1,86 juta peserta berasal dari Jakarta.

Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan di Titik Aktivitas Mitra

Berdasarkan data awal, mitra pengemudi memiliki faktor risiko tinggi terhadap obesitas, hipertensi, dan prediabetes akibat tingginya aktivitas di jalan raya.

Pada fase awal, layanan CKG disediakan langsung di titik aktivitas mitra pengemudi untuk mempermudah akses pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan yang diberikan meliputi cek gula darah, kolesterol, tekanan darah, EKG jantung, hingga deteksi dini kanker serviks melalui metode IVA.

Mitra pengemudi yang membutuhkan kacamata juga dapat memperoleh fasilitas tersebut secara gratis melalui BPJS.

Ke depan, mitra pengemudi dapat mengecek lokasi puskesmas terdekat secara mandiri melalui aplikasi Gojek Driver.

Program kolaborasi ini berlangsung dari Februari hingga Desember 2026 dan menyasar 16 wilayah selain Jakarta.

Wilayah tersebut meliputi Palembang, Bandung, Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Lampung, Makassar, Balikpapan, dan Bali.

Gojek Sebut Kesehatan Mitra Jadi Prioritas

Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GoTo Group Catherine Hindra Sutjahyo menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah tersebut sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia.

Catherine mengatakan, "Fasilitasi ini merupakan salah satu langkah konkret kami untuk mendukung Asta Cita pemerintah Indonesia pada pembangunan SDM melalui penguatan akses dan mutu layanan kesehatan."

Head of Driver Operations Gojek Bambang Adi Wirawan mengatakan kesehatan mitra pengemudi menjadi prioritas utama perusahaan karena tingginya mobilitas di jalan raya.

Bambang mengungkapkan, "Melalui program ini, kami ingin memastikan mitra memiliki akses terhadap informasi dan layanan yang membantu mereka memahami kondisi kesehatannya."

Program CKG menambah daftar program kesejahteraan yang diberikan Gojek kepada para mitra pengemudi setelah sebelumnya menyediakan fasilitas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan gratis bagi mitra berprestasi, bonus hari raya, hingga program beasiswa.

Penulis :
Leon Weldrick