HOME  ⁄  Lifestyle

Wamenkes Ajak Orang Tua Rutin Berolahraga Bersama Anak demi Kesehatan Keluarga

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Wamenkes Ajak Orang Tua Rutin Berolahraga Bersama Anak demi Kesehatan Keluarga
Foto: (Sumber: Sejumlah warga berolahraga pada pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI Jakarta, Minggu (18/6/2023). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta kembali mengadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di ruas Jalan MH Thamrin-Sudirman dan pelaksaanaan HBKB tersebut dimanfaatkan warga ibu kota untuk berekreasi dan berolahraga bersama keluarga. ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww. (ANTARA FOTO/RENO ESNIR).)

Pantau - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengajak orang tua untuk rutin berolahraga dan melakukan aktivitas fisik bersama anak-anak guna meningkatkan kesehatan sekaligus mempererat hubungan keluarga.

Menurut Dante, komunikasi dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak menjadi faktor penting dalam pendekatan kesehatan keluarga.

Ia mengatakan saat ini anak-anak dan remaja mulai banyak mengalami penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan gangguan kesehatan lainnya.

Kondisi tersebut dipengaruhi kurangnya aktivitas fisik, kurang tidur, serta tingginya konsumsi gula, garam, dan lemak.

“Tubuh yang sehat menjadi bagian penting untuk membantu anak mencapai cita-cita di masa depan,” ungkap Dante Saksono Harbuwono.

Wamenkes Soroti Rendahnya Angka Harapan Hidup Indonesia

Dante membandingkan angka harapan hidup beberapa negara di Asia untuk menekankan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Singapura diketahui memiliki angka harapan hidup 83 tahun.

Jepang memiliki angka harapan hidup 84 tahun.

Sementara Hong Kong mencapai angka harapan hidup 85 tahun.

Adapun angka harapan hidup di Indonesia saat ini masih berada di angka 71 tahun.

Karena itu, Dante meminta orang tua lebih aktif menjaga kesehatan anak-anak, terutama yang masih duduk di bangku SD dan SMP.

Ia menilai upaya menjaga kesehatan sejak dini penting agar angka harapan hidup masyarakat Indonesia dapat meningkat.

Paradigma Kesehatan Harus Lebih Preventif

Dante menekankan paradigma kesehatan harus berubah dari sekadar mengobati penyakit menjadi menjaga kesehatan agar tetap optimal.

Menurutnya, pendekatan kesehatan perlu lebih bersifat preventif dan promotif.

Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak hanya fokus terhadap nilai akademik anak.

Perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental anak dinilai sama pentingnya dalam proses tumbuh kembang.

Orang tua diminta menciptakan ruang yang sehat agar anak dapat berkembang dengan baik.

Dante mengingatkan masyarakat bahwa menjaga kesehatan harus dimulai dari sekarang dan tidak menunggu sampai sakit.

Artikel ini juga menyinggung persiapan Kementerian Kesehatan dalam membuat rekomendasi aktivitas fisik sesuai usia melalui program cek kesehatan gratis.

Selain itu, disebutkan pula penekanan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI mengenai pentingnya aktivitas fisik anak di tengah pembatasan media sosial.

Artikel ini turut menyebut data bahwa 93 persen warga Jakarta dinilai kurang aktivitas fisik.

Penulis :
Gerry Eka
Editor :
Gerry Eka