
Pantau - Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur, memperoleh dana apresiasi sekitar Rp4 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setelah meraih dua penghargaan terbaik dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Kalimantan.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan Pemkot Bontang berhasil menjadi terbaik I dalam dua kategori yang berkaitan dengan pelayanan dasar masyarakat.
"Pemerintah kota mendapat dua penghargaan terbaik di ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026," ungkap Neni.
Bontang Terbaik di Bidang Kesehatan dan Lingkungan
Penghargaan pertama diraih Pemkot Bontang sebagai terbaik I dalam kategori akses dan kualitas layanan kesehatan.
Penghargaan kedua diberikan kepada Pemkot Bontang sebagai terbaik I dalam kategori pengelolaan sampah dan lingkungan asri.
Penghargaan yang diberikan langsung oleh Kemendagri tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kinerja Pemkot Bontang dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan serta pengelolaan lingkungan dan sampah.
Atas pencapaian sebagai terbaik I, Pemkot Bontang mendapatkan dana apresiasi sekitar Rp2 miliar untuk setiap kategori.
Dengan dua kategori yang berhasil dimenangi, total dana apresiasi yang diperoleh Pemkot Bontang mencapai sekitar Rp4 miliar.
"Jadi dana apresiasi yang didapat pemerintah kota dari dua kategori dengan meraih prestasi terbaik I kisaran Rp4 miliar," kata Neni.
Pemkot Bontang Perkuat Pelayanan dan Pengelolaan Sampah
Pemkot Bontang menegaskan dua penghargaan tersebut bukan menjadi akhir dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah kota akan terus meningkatkan pelayanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat melalui pembenahan berbagai infrastruktur pendukung.
Selain infrastruktur, Pemkot Bontang juga berupaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Di sektor lingkungan, pembenahan difokuskan pada optimalisasi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Bontang.
Upaya tersebut turut diperkuat melalui program Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku atau GESIT.
Program GESIT diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui program tersebut, masyarakat didorong semakin berperan dalam mengelola sampah sekaligus menjaga kondisi lingkungan.
"Penghargaan ini menjadi komitmen kami meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat Kota Bontang," ungkap Neni.
Pemkot Bontang menjadikan capaian tersebut sebagai dorongan untuk melanjutkan pembenahan pelayanan kesehatan, pengelolaan sampah dan lingkungan, infrastruktur, serta tata kelola pelayanan publik.
- Penulis :
- Arian Mesa




