
Pantau - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, dengan pembahasan utama mengenai eratnya hubungan Indonesia dan India yang telah terjalin sejak era Presiden Pertama RI Soekarno dan Perdana Menteri pertama India Jawaharlal Nehru.
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh nostalgia dengan sejumlah pembahasan mengenai hubungan historis kedua negara yang dinilai masih menjadi fondasi kuat hubungan bilateral hingga saat ini.
Megawati turut menceritakan kedekatannya dengan Bijayananda Patnaik atau Biju Patnaik yang dikenal sebagai tokoh kemerdekaan sekaligus pilot legendaris India.
Megawati Kenang Momen Bertemu Nehru di KTT Non-Blok
Megawati mengenang pengalamannya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok 1961 di Beograd, Yugoslavia, pada 1-6 September 1961.
Saat itu Megawati menjadi bagian dari delegasi Indonesia meski baru berusia 14 tahun.
Dalam forum tersebut, Megawati duduk dan berinteraksi langsung dengan para tokoh pendiri Gerakan Non-Blok, termasuk Jawaharlal Nehru.
Megawati juga menunjukkan foto ketika Jawaharlal Nehru bercengkerama dengan Presiden Soekarno di Istana Merdeka Jakarta pada 8 Juni 1950.
Dalam foto tersebut terlihat putra sulung Soekarno, Guntur Soekarnoputra, sedang bermain sepeda sambil membonceng Megawati.
Megawati turut memperlihatkan dua foto lama saat dirinya menghadiri KTT Non-Blok dan bertemu dengan Nehru.
"Saya saat itu memakai kebaya," ungkap Megawati.
Dubes India Sandeep Chakravorty mengungkapkan dirinya pernah bertemu Megawati di Korea Utara pada 2011 dan kembali bertemu saat Gala Dinner KTT G20 di Bali pada 2022.
"Saya juga melihat foto Ibu Megawati dan Soekarno dipajang di Museum Nehru di New Delhi," ujar Sandeep Chakravorty.
Bahas Hubungan Bilateral hingga Geopolitik
Megawati menjelaskan lokasi Kedutaan Besar India di Indonesia merupakan pilihan langsung Presiden Soekarno.
India juga disebut menjadi salah satu negara paling awal yang mengakui kemerdekaan Indonesia.
Karena Soekarno memilih lokasi strategis untuk Kedutaan India, Jawaharlal Nehru kemudian menyediakan lokasi Kedutaan Indonesia di New Delhi yang berdekatan dengan rumah PM Nehru.
Sandeep Chakravorty mengamini kedekatan hubungan Soekarno dan Nehru menjadi fondasi penting hubungan bilateral kedua negara hingga saat ini.
"Hubungan baik kedua negara sampai saat ini terjalin dan dibangun oleh kedua Bapak Bangsa, Presiden Soekarno dan PM Nehru," kata Sandeep Chakravorty.
Dubes India juga mengundang Megawati untuk kembali berkunjung ke India.
Dalam pertemuan tersebut, Megawati didampingi Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Hadir pula Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, serta Direktur Hubungan Luar Negeri Hanjaya Setiawan.
Hasto Kristiyanto mengatakan pembahasan juga mencakup isu geopolitik dan peningkatan kualitas demokrasi.
"Tadi dalam pertemuan tersebut juga dibahas hal-hal strategis terkait geopolitik dan bagaimana meningkatkan kualitas demokrasi serta hubungan kedua negara," ujar Hasto Kristiyanto.
Sebelum pertemuan berakhir, Dubes India menyerahkan cenderamata berupa miniatur Taj Mahal kepada Megawati.
Megawati kemudian memberikan miniatur kapal Phinisi dan kemeja tenun endek sebagai balasan cenderamata.
- Penulis :
- Leon Weldrick





