HOME  ⁄  Nasional

Integrasi Aplikasi BP Jamsostek dan Jasa Raharja Diluncurkan untuk Permudah Layanan Kecelakaan Kerja

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Integrasi Aplikasi BP Jamsostek dan Jasa Raharja Diluncurkan untuk Permudah Layanan Kecelakaan Kerja
Foto: Anggota Dewan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (DJSN) Muttaqien bersama Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin dan Direktur Utama BP Jamsostek, Saiful Hidayat (sumber: ANTARA/Ali Khumaini)

Pantau - BP Jamsostek bersama PT Jasa Raharja resmi meluncurkan Integrasi Aplikasi Penjaminan Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Lalu Lintas di Rumah Sakit Primaya Karawang untuk mempercepat pelayanan dan mempermudah administrasi bagi masyarakat, khususnya pekerja yang mengalami kecelakaan.

Peluncuran integrasi layanan dilakukan langsung oleh Direktur Utama BP Jamsostek Saiful Hidayat bersama Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Muttaqien menyampaikan integrasi aplikasi diharapkan mampu mengurangi syarat fotokopi berulang dalam pelayanan administrasi masyarakat.

Muttaqien mengatakan, "Keberhasilan Integrasi Aplikasi ini tidak hanya meluncurkan aplikasi. Ke depan pelayanan harus semakin mudah."

Ia menekankan agar ke depan tidak ada lagi masyarakat yang harus melakukan fotokopi syarat administrasi secara berulang demi memperoleh pelayanan.

DJSN Dorong Pelayanan Perlindungan Sosial Terintegrasi

Muttaqien menilai integrasi aplikasi menjadi langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi pemerintah guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Muttaqien mengatakan, "Ke depan jaminan perlindungan sosial pelayanannya jangan berjalan masing-masing. Tapi harus benar-benar terintegrasi."

DJSN juga memberikan dukungan dan apresiasi atas terbangunnya integrasi sistem antara BP Jamsostek dan Jasa Raharja.

Menurut Muttaqien, integrasi aplikasi diharapkan dapat memastikan layanan menjadi lebih baik dan efisien ke depannya.

Kolaborasi Dinilai Percepat dan Efisiensikan Layanan

Direktur Utama BP Jamsostek Saiful Hidayat mengatakan kolaborasi tersebut merupakan implementasi nyata strategi 3C BP Jamsostek, khususnya aspek Care.

Strategi tersebut bertujuan menghadirkan perlindungan tanpa sekat atau seamless protection bagi pekerja di Indonesia.

Saiful Hidayat mengatakan, "Integrasi ini menjadi langkah penting karena tentunya kami ingin memastikan bagaimana para pekerja kami terlindungi secara seamless lewat kemudahan pertukaran informasi dan data antara BP Jamsostek dan Jasa Raharja."

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata integrasi perlindungan negara bagi masyarakat.

Menurutnya, BP Jamsostek dan Jasa Raharja memiliki amanat yang sama untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.

Muhammad Awaluddin mengatakan, "Kolaborasi antara PT Jasa Raharja dan BP Jamsostek ini merupakan bentuk integrasi perlindungan negara yang bertujuan menghadirkan layanan yang lebih cepat, tepat, presisi, dan akurat bagi masyarakat, khususnya pekerja yang mengalami kecelakaan lalu lintas dalam hubungan kerja."

Integrasi tersebut juga dinilai mampu mendorong efisiensi pelayanan antarinstansi dan mengoptimalkan mekanisme Coordination of Benefit.

Dengan integrasi itu, proses penjaminan diharapkan berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.

Muhammad Awaluddin mengatakan, “Harapannya, inovasi ini tidak berhenti pada integrasi hari ini saja. Ke depan, kami bersama BP Jamsostek juga akan terus mengembangkan berbagai inovasi layanan untuk memastikan perlindungan dasar bagi masyarakat dan pekerja Indonesia semakin mudah diakses, cepat, dan memberikan manfaat yang nyata.”

Penulis :
Leon Weldrick