
Pantau - Banjir masih merendam wilayah Komunitas Adat Terpencil (KAT) Didingga di Desa Didingga, Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Rabu, setelah hujan deras menyebabkan lima desa terendam sejak Selasa (26/5).
Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu mengatakan sekitar 3.500 warga terdampak banjir yang melanda Desa Luhuto, Bualo, Biau, Omuto, dan Didingga.
Menurut dia, wilayah terparah berada di KAT Didingga dengan ketinggian air mencapai jendela rumah dan disertai arus deras.
“Sekitar 3.500 warga terdampak banjir di lima desa ini, terparah dialami warga di KAT Didingga sebab hingga kini air belum surut bahkan mulai naik lagi setelah sempat surut sekitar 20 sentimeter pada dini hari tadi,” ungkap Thariq dari lokasi banjir.
Bupati Menginap di Lokasi Banjir
Thariq mengatakan dirinya memilih menginap di Kecamatan Biau agar penanganan darurat dan distribusi bantuan dapat dilakukan lebih cepat.
“Saya memilih menginap di lokasi banjir agar pergerakan perangkat daerah serta bantuan kedaruratan dapat cepat dilakukan mengingat kecamatan ini jauh dari pusat ibu kota kabupaten,” katanya.
Bupati bersama BPBD dan Dinas Sosial tiba di lokasi pada Rabu dini hari dengan membawa bantuan tanggap darurat bagi warga terdampak.
Usai melaksanakan shalat Idul Adha, Thariq langsung meninjau lokasi banjir dan meminta warga KAT Didingga segera mengungsi ke tempat yang lebih aman karena debit air belum surut.
Pemerintah daerah juga membagikan roti dan bantuan lainnya serta menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak banjir.
“Kami meminjam dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Koordinasi dengan pihak SPPG dan Yayasan dilakukan untuk memudahkan peminjaman dapur MBG, namun seluruh bahan makanan disiapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Thariq.
Puluhan Rumah Rusak Akibat Banjir
Data sementara mencatat tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Sebanyak tiga rumah dilaporkan roboh, satu rumah hanyut, dan 20 rumah dari total 54 rumah di KAT Didingga mengalami kerusakan total.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan instansi terkait untuk memperkuat bantuan tanggap darurat di lokasi banjir.
“Kami berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah provinsi untuk dukungan bantuan tanggap darurat, karena tidak mungkin pemerintah daerah ini dapat menangani keseluruhan,” kata Thariq.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





