HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Bandung Percepat Lelang Ulang Pengelolaan Bandung Zoo untuk Menarik Mitra Investasi Jangka Panjang

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemkot Bandung Percepat Lelang Ulang Pengelolaan Bandung Zoo untuk Menarik Mitra Investasi Jangka Panjang
Foto: Arsip - Situasi di area Kebun Binatang Bandung saat masih beroperasi di Kota Bandung, Jawa Barat. (sumber: ANTARA/Rubby Jovan)

Pantau - Pemerintah Kota Bandung mempercepat penataan kawasan wisata Bandung Zoo melalui lelang ulang pengelolaan yang ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026.

Kronologi Lelang Ulang Pengelolaan Bandung Zoo

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan lelang ulang dilakukan karena proses lelang tahap pertama belum mencapai kesepakatan dengan pihak peminat.

Dalam proses awal, terdapat beberapa peserta yang mendaftar dan saat ini tersisa tiga pihak yang masih bertahan sebagai calon mitra pengelola.

Pemkot Bandung menyebut lelang ulang ini membuka ruang negosiasi antara penyelenggara lelang dan para peserta untuk mencapai kesepakatan yang lebih optimal.

Ketiga peserta tersebut masih dinilai memiliki potensi untuk melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Nilai Investasi dan Tantangan Pengelolaan

Pemkot Bandung menghadapi kendala utama pada besaran nilai komitmen investasi yang diajukan oleh calon mitra pengelola.

Bandung Zoo diketahui merupakan aset daerah dengan nilai valuasi yang sangat tinggi sehingga membutuhkan mitra yang memiliki kemampuan finansial dan manajerial yang kuat.

Pengelolaan Bandung Zoo dirancang dalam kontrak jangka panjang selama 26 tahun untuk menjamin keberlanjutan pengembangan kawasan wisata tersebut.

Dalam kondisi sebelumnya yang telah diaudit, Bandung Zoo mencatat omzet penjualan tiket sekitar Rp26 miliar per tahun.

Pemkot Bandung berharap proses lelang ulang ini dapat menghasilkan pengelola yang mampu mengoptimalkan kawasan wisata tersebut secara profesional dan berkelanjutan.

Target Penyelesaian dan Harapan Pemkot

Proses lelang ulang pengelolaan Bandung Zoo ditargetkan selesai pada akhir Mei 2026 sesuai rencana pemerintah daerah.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pengelolaan kawasan wisata agar lebih tertata dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi Kota Bandung.

Penulis :
Arian Mesa