HOME  ⁄  Nasional

DLH DKI Sebut Respons Warga terhadap Program Pilah Sampah Kian Positif

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

DLH DKI Sebut Respons Warga terhadap Program Pilah Sampah Kian Positif
Foto: (Sumber : Petugas mengangkut tong berisi bubur sampah organik di Kantor Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Makasar, Jakarta, Rabu (20/5/2026).ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/sgd.)

Pantau - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menyebut respons dan partisipasi masyarakat terhadap program pilah sampah dari rumah menunjukkan tren positif setelah berjalan selama dua pekan.

Kepala DLH DKI Jakarta Dudi Gardesi Asikin mengatakan antusiasme warga mulai terlihat di sejumlah wilayah sejak program tersebut dijalankan.

“Kami melihat adanya respons dan partisipasi masyarakat yang cukup positif di sejumlah wilayah,” ujar Dudi di Jakarta, Kamis (28/5).

Menurut dia, perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah menjadi fondasi penting untuk mengurangi volume sampah tercampur yang masuk ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) hingga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

DLH DKI saat ini masih berfokus membangun kebiasaan memilah sampah di tingkat rumah tangga hingga petugas pengangkutan.

Fokus Sosialisasi dan Edukasi Warga

Dudi menjelaskan periode Mei hingga Juni 2026 masih difokuskan pada tahap sosialisasi, edukasi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung pemilahan sampah.

“Sesuai time line pelaksanaan, periode Mei hingga Juni saat ini masih difokuskan pada tahap sosialisasi, edukasi, serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung pemilahan sampah,” kata Dudi.

Setelah tahapan awal tersebut selesai, implementasi program pemilahan sampah akan diperluas dan diperkuat secara bertahap di masyarakat.

DLH DKI juga memastikan sistem pemilahan sampah berjalan konsisten mulai dari rumah tangga, kawasan permukiman, hingga proses pengangkutan.

Pemantauan Dilakukan Secara Berkala

DLH DKI Jakarta akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pengurangan timbunan sampah dari tingkat hulu selama program berjalan.

“DLH DKI Jakarta akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pengurangan timbunan sampah di tingkat hulu seiring pelaksanaan program di masyarakat, kawasan, maupun sektor usaha,” ujar Dudi.

Program pilah sampah dari rumah menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI mengurangi beban TPST Bantargebang yang nantinya hanya akan menerima sampah residu mulai Agustus 2026.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Ahmad Yusuf