
Pantau - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama PT KAF menetapkan Pemerintah Kabupaten Serang, Banten, sebagai proyek percontohan nasional pengelolaan dan penyaluran hewan kurban.
Menteri Desa PDT Yandri Susanto mengatakan Kabupaten Serang dipilih karena dinilai paling siap menjalankan program kolaborasi standardisasi penyaluran hewan kurban.
“Kita memantau mana pemerintah kabupaten yang paling siap untuk dilakukan pilot project pertama, dan terima kasih yang pertama itu adalah Pemkab Serang,” kata Yandri saat kegiatan penyembelihan 1.000 hewan kurban di Serang, Kamis (28/5).
Program tersebut menerapkan standar ketat mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan hingga distribusi daging kepada masyarakat penerima manfaat.
Standarisasi Kurban Jadi Fokus Program
Yandri menjelaskan proyek percontohan itu diawasi secara detail dari hulu hingga hilir.
Pemerintah melibatkan juru sembelih bersertifikat halal dan dokter hewan guna memastikan kualitas serta kelayakan konsumsi daging kurban.
Ia menegaskan distribusi daging juga diprioritaskan kepada kelompok masyarakat desil 1 hingga 3 agar penyaluran tepat sasaran.
Menurut Yandri, kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model nasional dalam tata kelola hewan kurban yang lebih modern dan terstandarisasi.
Sebanyak 1.000 Domba Dipotong di Serang
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyambut baik penunjukan wilayahnya sebagai lokasi proyek percontohan nasional.
“Alhamdulillah kami bisa menyambut MoU ini karena semuanya murni untuk kepentingan masyarakat,” ujar Ratu.
Sebagai langkah awal program, sebanyak 1.000 ekor domba dipotong secara serentak dan didistribusikan kepada sekitar 22.000 mustahik di berbagai desa di Kabupaten Serang.
“Semoga ini terus berkelanjutan karena MoU ini berlaku lima tahun. Insya Allah ke depan jumlah hewan kurban yang dipotong dan disalurkan bisa terus bertambah,” katanya.
Ke depan, Kemendes PDT menargetkan program tersebut menjadi katalisator pembentukan desa tematik peternakan seperti desa domba, desa sapi, dan desa kerbau guna mendukung kebutuhan daging nasional saat Idul Adha.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





