HOME  ⁄  Nasional

Lapas Wirogunan Yogyakarta Rayakan Idul Adha Bersama Warga Binaan dengan Kurban dan Hiburan Musik

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Lapas Wirogunan Yogyakarta Rayakan Idul Adha Bersama Warga Binaan dengan Kurban dan Hiburan Musik
Foto: Penghuni Lapas Kelas IIA Yogyakarta tengah bekerja sama dalam proses menguliti salah satu hewan kurban kambing yang telah disembelih di Kompleks Lapas, Kamis (28/5). (sumber: Humas Lapas Kelas IIA Yogyakarta)

Pantau - Lapas Kelas IIA Yogyakarta atau Lapas Wirogunan merayakan Hari Raya Idul Adha bersama warga binaan dengan menggelar shalat Id dan penyembelihan hewan kurban yang berlangsung selama tiga hari.

Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta, Marjiyanto, mengatakan persiapan kegiatan tersebut telah dilakukan jauh-jauh hari agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Pelaksanaan shalat Idul Adha digelar di lapangan tenis Lapas Yogyakarta yang dinilai cukup representatif untuk menampung warga binaan dan petugas lapas.

Menurut Marjiyanto, kegiatan kurban menjadi bagian dari pembinaan spiritual bagi warga binaan di dalam lapas.

“Peringatan Idul Adha ini bertujuan menanamkan ketaatan kepada Allah dan meneladani para nabi,” ungkap Marjiyanto.

Tahun ini Lapas Yogyakarta menyembelih tiga ekor sapi dan delapan ekor kambing yang berasal dari partisipasi warga binaan, keluarga warga binaan, dan petugas lapas.

Penyembelihan Hewan Kurban Dilakukan Bertahap

Penyembelihan hewan kurban dilakukan secara bertahap selama tiga hari di lingkungan lapas.

Pada hari pertama, petugas melakukan penyembelihan satu ekor sapi dan tiga ekor kambing.

Hari kedua dilanjutkan dengan penyembelihan satu ekor sapi dan empat ekor kambing.

Sementara pada hari ketiga dilakukan penyembelihan satu ekor sapi dan satu ekor kambing.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Yogyakarta bekerja sama dengan dinas terkait untuk memeriksa kesehatan organ hewan kurban sebelum daging dibagikan.

Pemeriksaan dilakukan terhadap organ hati, limpa, dan paru-paru untuk memastikan daging kurban layak dikonsumsi.

Pada hari kedua penyembelihan, petugas menemukan organ hati dari satu ekor sapi yang terindikasi tidak sehat dan langsung dimusnahkan.

Dadik Jikustik Hiburan Warga Binaan di Lapas

Kegiatan Idul Adha di Lapas Wirogunan juga dimeriahkan dengan kehadiran gitaris grup band Jikustik, Ardi Nurdin atau Dadik Jikustik.

Dadik mengaku baru pertama kali masuk ke Lapas Yogyakarta dan merasakan suasana yang berbeda dari bayangannya.

“Suasananya seperti lingkungan perumahan,” ungkap Dadik Jikustik.

Menurut Dadik, aktivitas di dalam lapas juga mirip dengan kegiatan masyarakat umum, termasuk kegiatan keagamaan yang berlangsung di masjid lapas.

Ia mengaku senang dapat bertemu langsung dengan warga binaan dan menyaksikan antusiasme mereka saat bersama-sama memotong daging kurban.

Penulis :
Shila Glorya