
Pantau - Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menyatakan dukungannya terhadap tindakan tegas dan terukur yang dilakukan aparat kepolisian terhadap pelaku begal, terutama jika pelaku melakukan perlawanan yang mengancam keselamatan masyarakat maupun petugas di lapangan.
Dukung Kepolisian Berantas Kejahatan Jalanan
Hardiyanto Kenneth menilai aksi begal dan kejahatan jalanan lainnya telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sehingga memerlukan penanganan yang tegas.
“Begal wajib ditindak tegas dengan tembakan terukur apabila situasi di lapangan memang mengancam keselamatan jiwa masyarakat atau aparat,” katanya.
Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah kepolisian dalam memberantas berbagai bentuk kriminalitas jalanan yang dinilai semakin meresahkan.
"Saya mendukung penuh langkah kepolisian dalam memberantas aksi begal dan berbagai bentuk kejahatan jalanan yang selama ini sangat meresahkan masyarakat," ujarnya.
Menurut Kenneth, masyarakat memiliki hak untuk merasa aman saat beraktivitas tanpa dibayangi ancaman kekerasan maupun tindak kriminal.
Ia menilai banyak pelaku begal saat ini membawa senjata tajam bahkan senjata api rakitan yang berpotensi membahayakan korban dan petugas.
“Dalam kondisi seperti itu, aparat tentu harus memiliki naluri untuk bertindak cepat demi mencegah jatuhnya korban yang lebih besar,” tuturnya.
Tindakan Aparat Harus Tetap Sesuai Hukum
Meski mendukung tindakan tegas, Kenneth menegaskan seluruh langkah aparat harus tetap dilakukan sesuai prosedur hukum dan secara profesional.
Ia menyebut penggunaan tembakan terukur harus ditujukan untuk melumpuhkan pelaku dalam situasi yang mengancam keselamatan, bukan tindakan di luar ketentuan hukum.
Kenneth juga meminta agar penilaian terhadap tindakan aparat tidak dilakukan secara sepihak tanpa melihat kondisi yang terjadi di lapangan.
Menurutnya, pandangan mengenai hak asasi manusia harus mempertimbangkan hak korban dan masyarakat luas yang menjadi sasaran kejahatan.
“Kita harus bisa menempatkan diri pada posisi korban dan keluarganya yang mengalami trauma, kehilangan harta benda, bahkan kehilangan nyawa akibat aksi brutal para pembegal,” katanya.
Hak Masyarakat untuk Aman Juga Bagian dari HAM
Kenneth menegaskan Indonesia merupakan negara hukum yang menjunjung tinggi hak asasi manusia sehingga setiap tindakan aparat harus dapat dipertanggungjawabkan.
“Prinsip penghormatan HAM tidak boleh diabaikan, tetapi HAM juga tidak boleh dipahami secara sempit hanya untuk melindungi pelaku kejahatan, tanpa mempertimbangkan hak masyarakat luas untuk hidup aman dan terbebas dari ancaman kriminalitas,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa hak asasi manusia tidak hanya dimiliki pelaku kejahatan, tetapi juga masyarakat yang berhak mendapatkan perlindungan negara.
"Hak masyarakat untuk merasa aman, hak korban untuk hidup, dan hak warga untuk mendapatkan perlindungan negara juga merupakan bagian dari HAM yang wajib dijaga," pungkas Kenneth.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





