
Pantau - Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas II Pangkalpinang mengintensifkan pemeriksaan kesehatan terhadap nakhoda dan anak buah kapal (ABK) di seluruh pelabuhan Kepulauan Bangka Belitung guna mencegah masuknya virus Ebola ke wilayah tersebut.
Pemeriksaan Diperketat di Seluruh Pelabuhan
Langkah ini dilakukan menyusul penetapan status darurat global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terkait wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo.
Ketua Tim Kerja 4 BKK Kelas II Pangkalpinang M Leo Arybowo mengatakan hingga saat ini belum ditemukan nakhoda maupun ABK kapal yang terindikasi terpapar virus Ebola.
"Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada nakhoda dan ABK kapal kargo dan ikan yang ditemukan terindikasi tertular virus Ebola," katanya.
Pemeriksaan dilakukan terhadap nakhoda dan ABK kapal kargo maupun kapal perikanan yang melakukan perjalanan internasional dan bersandar di pelabuhan-pelabuhan resmi di Bangka Belitung.
Seluruh awak kapal diperiksa untuk memastikan kondisi kesehatan mereka serta mendeteksi kemungkinan adanya penyakit menular yang berpotensi masuk ke daerah tersebut.
Pemeriksaan Suhu Tubuh hingga Riwayat Perjalanan
Tim kesehatan BKK melakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, kadar oksigen, dan kondisi pernapasan para awak kapal.
Pemeriksaan dilakukan di sejumlah pelabuhan seperti Pelabuhan Pangkalbalam, Tanjung Gudang, Tanjung Pandan, Tanjung Kalian, dan pelabuhan resmi lainnya.
Selain pemeriksaan fisik, petugas juga melakukan wawancara terkait riwayat perjalanan luar negeri dan aktivitas yang dilakukan awak kapal di negara yang mereka kunjungi.
"Seluruh nakhoda, ABK kapal kargo dan ikan yang bersandar di pelabuhan ini diperiksa guna memastikan apakah mereka dalam kondisi sehat dan tidak tertular virus penyakit menular," ujarnya.
Leo menegaskan awak kapal yang ditemukan memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius atau menunjukkan gejala yang mengarah pada Ebola akan segera mendapatkan penanganan lanjutan.
"Apabila ditemukan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius dan tanda-tanda terjangkit virus Ebola, akan dilakukan penanganan lebih lanjut dan dirujuk ke rumah sakit rujukan yang telah ditetapkan untuk mencegah penularan virus ini," katanya.
Penumpang Kapal Pesiar Juga Diawasi
BKK Pangkalpinang tidak hanya melakukan pengawasan terhadap kapal kargo dan kapal perikanan, tetapi juga terhadap penumpang kapal pesiar yang singgah atau berlabuh di perairan Bangka Belitung.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri untuk menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat guna mengurangi risiko tertular penyakit menular berbahaya.
"Kita tidak hanya melakukan pemeriksaan kepada nakhoda dan ABK kargo dan ikan saja, tetapi juga para penumpang kapal pesiar yang singgah atau berlabuh di perairan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ungkap Leo.
- Penulis :
- Aditya Yohan





