HOME  ⁄  Nasional

Ombudsman Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan untuk Perkuat Pelayanan Publik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ombudsman Ajak Generasi Muda Jadi Agen Perubahan untuk Perkuat Pelayanan Publik
Foto: (Sumber : Sekretaris Jenderal Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu dalam acara penutupan program magang nasional di lingkungan Ombudsman, Jakarta, Rabu (18/5/2026). ANTARA/HO-Ombudsman RI.)

Pantau - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mengajak generasi muda menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam memperkuat kualitas pelayanan publik di Indonesia melalui peningkatan pengawasan dan partisipasi masyarakat.

Sekretaris Jenderal Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu mengatakan peran Ombudsman sangat penting dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik meski lembaga tersebut masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dari sisi anggaran dan sarana pendukung.

“Kami ingin peserta magang nasional menjadi agen yang mewartakan bahwa kalau pelayanan publik ingin bagus di Indonesia, maka Ombudsman-nya harus diperkuat,” ujar Suganda.

Program Magang Libatkan 175 Peserta

Program magang nasional di lingkungan Ombudsman berlangsung selama enam bulan dan diikuti 175 peserta yang terdiri atas mahasiswa serta lulusan baru dari berbagai daerah di Indonesia.

Program yang diinisiasi Biro Hukum, Kerja Sama, dan Organisasi (HKO) itu resmi ditutup di Jakarta pada 18 Mei 2026.

Acara penutupan dihadiri peserta dan mentor program pemagangan nasional, baik secara langsung maupun daring dari berbagai kantor perwakilan Ombudsman di seluruh Indonesia.

Suganda mengapresiasi capaian program tersebut, termasuk enam peserta yang telah memperoleh pekerjaan sebelum masa magang berakhir.

Bekal Integritas, Profesionalisme, dan Keadilan

Suganda menekankan bahwa generasi muda membutuhkan lebih dari sekadar pemahaman teori untuk menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

“Begitu selesai, teori masih ada di kepala dan anda melihat lapangan untuk mempraktikkannya. Di antara teori dan praktik, ada yang namanya seni yang mengombinasikan keduanya sehingga semoga 6 bulan ini menjadi bekal berharga,” ungkapnya.

Ia juga menitipkan tiga nilai utama Ombudsman, yakni integritas, profesionalisme, dan keadilan, sebagai pedoman bagi para peserta dalam menjalankan tugas di masa depan.

Menurutnya, ketiga nilai tersebut harus tetap dijaga meskipun menghadapi berbagai keterbatasan dalam menjalankan pekerjaan dan tanggung jawab.

“Yang jelek-jelek tinggalkan saja di sini, bawa yang bagus-bagus saja, bawa kenang-kenangan yang manis,” kata Suganda.

Ombudsman berharap para alumni program magang dapat membawa pengalaman positif selama mengikuti kegiatan tersebut dan berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik di Indonesia.

Penulis :
Ahmad Yusuf