
Pantau - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Palopo, Sulawesi Selatan, terus memperkuat pelayanan keimigrasian yang mudah diakses masyarakat, termasuk warga dari daerah pegunungan yang selama ini harus “turun gunung” untuk mengurus paspor dan dokumen keimigrasian lainnya.
Kemudahan layanan tersebut dirasakan oleh Warnidah Nurham, warga yang mengurus pergantian paspor secara mandiri untuk keperluan umroh di Kantor Imigrasi Palopo.
Warnidah mengaku proses pengurusan paspor berjalan lancar berkat pendampingan petugas sejak awal kedatangannya ke kantor imigrasi.
“Tak bingung lah, semua lancar. Tadi ada petugas yang bantu, sejak awal pengurusan diarahkan. Jadi mudah semuanya, sekarang saya menunggu untuk di BAP,” ungkapnya.
Paspor milik Warnidah sebelumnya mengalami kerusakan akibat tersiram air sehingga harus diganti melalui proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Pelayanan Ramah dan Berbasis Digital
Setibanya di Kantor Imigrasi Palopo, Warnidah langsung disambut Duta Pelayanan Imigrasi yang membantu mengarahkan proses administrasi hingga ke layanan customer service.
Ia sebelumnya telah melakukan pendaftaran melalui aplikasi M-Paspor sehingga proses pengurusan menjadi lebih cepat dan efisien.
Menurut Warnidah, kenyamanan ruang tunggu serta keramahan petugas menjadi nilai tambah yang membuat masyarakat lebih mudah mengakses layanan keimigrasian secara mandiri.
Kantor Imigrasi Palopo juga terus mengembangkan layanan berbasis digital untuk mempercepat proses administrasi dan mengurangi antrean pemohon.
Fokus pada Layanan Inklusif
Selain memperkuat digitalisasi layanan, Kantor Imigrasi Palopo juga berupaya menghadirkan pelayanan yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Fasilitas pelayanan dirancang agar dapat diakses oleh kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas sehingga seluruh warga memperoleh hak pelayanan yang setara.
Upaya tersebut sejalan dengan program pelayanan keimigrasian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memperluas akses layanan hingga ke wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.
Keberadaan Kantor Imigrasi Palopo menjadi solusi bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya warga di daerah pegunungan dan kawasan terpencil, yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus paspor.
- Penulis :
- Aditya Yohan





