
Pantau - Tim Pengawas Haji (Timwas) DPR RI mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang dinilai berlangsung lebih tertib dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meski masih terdapat sejumlah aspek pelayanan yang memerlukan perbaikan.
Anggota Timwas Haji DPR RI, Jazilul Fawaid, menyebut pelaksanaan haji 2026 menunjukkan kemajuan signifikan terutama pada pengelolaan transportasi dan mobilisasi jemaah selama fase puncak ibadah haji.
Jazilul mengatakan, "Kami mengapresiasi kinerja penyelenggaraan haji tahun ini yang relatif lebih baik dibandingkan sebelumnya. Secara umum pelaksanaan berjalan tertib, meskipun tentu tetap ada beberapa aspek yang ke depan wajib disempurnakan."
Mobilisasi Jemaah Dinilai Lebih Baik
Menurut Jazilul, keberhasilan pengaturan pergerakan jemaah dari hotel menuju Arafah hingga Mina menjadi salah satu capaian yang patut diapresiasi.
Pengelolaan mobilisasi yang lebih baik dinilai mampu mengurangi risiko keterlambatan dan kepadatan jemaah yang selama ini menjadi tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Timwas DPR RI menilai peningkatan pada sektor transportasi telah berkontribusi terhadap kelancaran pelaksanaan rangkaian ibadah haji tahun ini.
Akomodasi dan Kapasitas Tenda Jadi Sorotan
Di balik keberhasilan tersebut, Timwas DPR RI menyoroti kualitas akomodasi, kapasitas tenda, ketersediaan ruang, serta berbagai layanan pendukung yang masih perlu dievaluasi.
Timwas menilai fasilitas dasar memiliki peran penting dalam menunjang kenyamanan dan kekhusyukan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Jazilul menegaskan, "Masih ada sejumlah fasilitas akomodasi dan kapasitas tenda yang perlu dievaluasi. Tujuannya agar ke depan jemaah Indonesia benar-benar bisa seratus persen fokus beribadah tanpa terganggu masalah fasilitas dasar."
Ia menilai peningkatan kualitas layanan haji tidak cukup hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga harus mencakup standar kenyamanan tempat tinggal sementara bagi jemaah.
Ketersediaan ruang yang memadai dan peningkatan pelayanan pendukung lainnya juga dinilai penting untuk menunjang kualitas layanan secara keseluruhan.
Evaluasi Menyeluruh untuk Musim Haji Berikutnya
Jazilul menekankan evaluasi pasca-haji harus dilakukan secara menyeluruh guna mempertahankan capaian positif sekaligus memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ditemukan di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak hanya diukur dari kelancaran mobilisasi jemaah, tetapi juga dari kemampuan penyelenggara menghadirkan kenyamanan, keamanan, dan fasilitas yang memadai.
Jazilul mengatakan, "Perbaikan harus dilakukan secara berkelanjutan. Jangan sampai capaian yang baik hari ini membuat kita berhenti melakukan pembenahan."
Timwas DPR RI berharap hasil evaluasi musim haji 2026 dapat menjadi dasar peningkatan kualitas penyelenggaraan haji pada tahun-tahun mendatang.
Tujuan akhirnya adalah memastikan jemaah Indonesia dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan aman, nyaman, tertib, dan lebih fokus beribadah tanpa terganggu kendala fasilitas dasar.
- Penulis :
- Shila Glorya





