
Pantau - Sebanyak 391 jamaah haji asal Kabupaten Soppeng yang tergabung dalam Kloter 1 Debarkasi Makassar tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, dan menjadi rombongan pertama yang kembali dari penyelenggaraan ibadah haji 2026.
PPIH Apresiasi Kelancaran Penyelenggaraan Haji
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Makassar Ikbal Ismail menerima kedatangan jamaah sebelum diserahterimakan kepada Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle.
“Atas nama PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak atas terselenggaranya ibadah haji tahun ini dengan baik,” ujar Ikbal.
Ia menjelaskan jumlah jamaah yang berangkat dan kembali tetap sama, yakni 391 orang, setelah pesawat yang membawa jamaah mendarat pada Senin (1/6) pukul 22.31 WITA.
Menurut Ikbal, pelaksanaan ibadah haji 2026 berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari Tim Pengawas DPR RI yang melakukan pemantauan langsung di Arab Saudi.
Ia juga mengungkapkan Embarkasi Makassar semula merencanakan memberangkatkan 16.728 calon haji dan petugas, namun 22 calon haji belum dapat diberangkatkan karena berbagai alasan, termasuk sakit, hamil, wafat, dan penundaan keberangkatan.
Jamaah Diminta Menjaga Kemabruran Haji
Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Ishaq Iskandar yang mewakili Gubernur Sulsel mengingatkan jamaah agar menjaga nilai kemabruran setelah kembali ke daerah masing-masing.
“Haji mabrur adalah haji yang mampu menghadirkan kepedulian sosial dan akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Ia turut mengapresiasi kinerja PPIH, petugas kesehatan, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan jamaah selama musim haji.
Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle juga menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jamaah dan berharap mereka dapat menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
Sebanyak 391 jamaah Kloter 1 terdiri atas 384 jamaah asal Kabupaten Soppeng, satu jamaah asal Kota Makassar, dan enam petugas kloter.
Jumlah tersebut terdiri dari 104 laki-laki dan 287 perempuan, dengan jamaah termuda Husnul Khulqy Akhwan berusia 19 tahun dan jamaah tertua Halika Palecceng berusia 85 tahun.
Tercatat pula sebanyak 82 jamaah dalam kloter tersebut merupakan lanjut usia.
- Penulis :
- Aditya Yohan





