HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Malang Siapkan Tim Pendamping SPMB 2026/2027 di Seluruh Sekolah Negeri untuk Bantu Orang Tua Mendaftar

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkot Malang Siapkan Tim Pendamping SPMB 2026/2027 di Seluruh Sekolah Negeri untuk Bantu Orang Tua Mendaftar
Foto: Arsip Foto - Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana ditemui di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang, Jawa Timur, Selasa 24/2/2026 (sumber: ANTARA/Ananto Pradana)

Pantau - Pemerintah Kota Malang menyiapkan tim pendamping di posko pelayanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 yang dibuka di setiap sekolah negeri guna membantu masyarakat menghadapi berbagai kendala saat proses pendaftaran.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, mengatakan setiap sekolah negeri akan menyediakan layanan bantuan yang didukung operator dan tim teknis dari masing-masing sekolah.

Ia mengungkapkan, "Kami membuka posko untuk SPMB di sekolah negeri, masyarakat nanti akan dipandu oleh masing-masing pihak sekolah dengan operatornya (tim teknis)."

Layanan pendampingan disediakan karena masih terdapat calon wali murid yang mengalami kesulitan dalam melakukan pendaftaran secara daring.

Kesulitan yang paling sering muncul berkaitan dengan penggunaan teknologi informasi dalam proses pendaftaran sekolah.

Pemkot Malang menilai belum seluruh masyarakat memiliki pemahaman yang memadai dalam mengoperasikan perangkat digital untuk kebutuhan pendaftaran peserta didik baru.

Ia mengungkapkan, "Karena belum semuanya paham terhadap penggunaan perangkat teknologi informasi, sehingga akan dipandu."

Jadwal dan Jalur Penerimaan SPMB

Pemkot Malang menyatakan mekanisme pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027 tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahapan penerimaan peserta didik untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) diawali melalui jalur domisili.

Berdasarkan jadwal pada laman resmi SPMB Kota Malang, pendaftaran jalur domisili dibuka pada 8 hingga 10 Juni 2026.

Pendaftaran tersebut berlaku untuk jenjang TK, SD, dan SMP.

Pada jenjang TK, hanya tersedia satu jalur penerimaan yaitu jalur domisili.

Untuk jenjang SD, tersedia tiga jalur penerimaan yang meliputi domisili, afirmasi, dan mutasi.

Sementara itu, jenjang SMP menyediakan lima jalur penerimaan yang terdiri atas domisili, afirmasi, prestasi akademik, prestasi non-akademik, dan mutasi.

Seleksi Prestasi Akademik Libatkan KONI

Disdikbud Kota Malang menjelaskan bahwa mekanisme seleksi pada jalur prestasi akademik mempertimbangkan bobot prestasi yang dimiliki calon peserta didik.

Penilaian bobot prestasi dilakukan dengan melibatkan pihak yang berkompeten sesuai bidang prestasi yang dimiliki peserta.

Untuk prestasi olahraga, Disdikbud Kota Malang bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Pengurus dari masing-masing cabang olahraga dilibatkan dalam proses penentuan bobot prestasi dan tingkat kejuaraan yang pernah diraih peserta.

Ia mengungkapkan, "Yang jelas masing-masing cabang olahraga dari KONI kami libatkan untuk ikut membobot (menghitung skala) kejuaraannya."

Pemkot Malang berharap keberadaan posko pelayanan dan tim pendamping dapat membantu masyarakat menjalani proses pendaftaran SPMB dengan lebih mudah dan lancar.

Langkah tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan kendala teknis selama pelaksanaan penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027.

Penulis :
Leon Weldrick