HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Kaltim Cairkan Rp288,5 Miliar Dana Gratispol untuk 63.603 Mahasiswa, Kampus Diminta Kembalikan UKT yang Sudah Dibayar

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemprov Kaltim Cairkan Rp288,5 Miliar Dana Gratispol untuk 63.603 Mahasiswa, Kampus Diminta Kembalikan UKT yang Sudah Dibayar
Foto: Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud saat menyampaikan sambutan dalam agenda resmi Pemerintah Provinsi Kaltim (sumber: Diskominfo)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencairkan bantuan dana pendidikan tahap III melalui program Gerakan Aksi Strategis Pro Rakyat Tanpa Biaya (Gratispol) dengan total anggaran Rp288,5 miliar yang diberikan kepada 63.603 mahasiswa dari 52 perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menyatakan penerima bantuan berasal dari tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) dan 45 perguruan tinggi swasta (PTS), termasuk mahasiswa reguler, peserta program kerja sama pendidikan, pendidikan dokter spesialis, serta tenaga kependidikan.

Ia mengungkapkan, "Para penerima berasal dari 52 perguruan tinggi yang terdiri atas tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) dan 45 perguruan tinggi swasta (PTS) di Kalimantan Timur. Selain mahasiswa reguler, bantuan juga diberikan untuk program kerja sama, pendidikan dokter spesialis serta tenaga kependidikan."

Distribusi Dana ke Perguruan Tinggi

Berdasarkan distribusi anggaran, Universitas Mulawarman (Unmul) menjadi perguruan tinggi dengan jumlah penerima manfaat terbesar dengan 12.938 mahasiswa dan total alokasi dana mencapai Rp61,1 miliar.

Posisi kedua ditempati Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) yang menerima alokasi Rp39 miliar untuk 7.713 mahasiswa.

Politeknik Negeri Samarinda memperoleh bantuan sebesar Rp13,9 miliar yang diberikan kepada 3.655 mahasiswa.

Institut Teknologi Kalimantan (ITK) menerima alokasi Rp12,4 miliar untuk 3.572 mahasiswa penerima manfaat.

Poltekkes Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur memperoleh bantuan sebesar Rp10,8 miliar yang menjangkau 2.014 mahasiswa.

Sementara itu, Politeknik Sendawar di Kabupaten Kutai Barat menjadi perguruan tinggi dengan jumlah penerima paling sedikit, yakni 57 mahasiswa dengan total alokasi dana Rp201 juta.

Gubernur Minta Kampus Segera Kembalikan UKT

Setelah pencairan tahap III dilakukan, Rudy Mas'ud menginstruksikan seluruh manajemen PTN dan PTS penerima program Gratispol agar segera mengembalikan dana Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang telah dibayarkan mahasiswa secara mandiri sebelum bantuan dicairkan.

Ia menegaskan, "Jangan sampai hak mahasiswa tertahan. Pihak perguruan tinggi harus segera mengembalikan UKT yang sudah dibayarkan di awal oleh mahasiswa penerima manfaat Gratispol."

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga menyatakan masih tersedia kuota besar yang diperkirakan dapat menampung sekitar 80 ribu hingga 90 ribu mahasiswa.

Program Gratispol masih terbuka bagi mahasiswa aktif semester 1 hingga semester 8 yang memenuhi persyaratan untuk mengajukan bantuan pendidikan.

Rudy mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dan mengatakan, "Khusus mahasiswa Kaltim, jangan lupa mendaftar program Gratispol. Mahasiswa aktif dari semester 1 sampai semester 8 masih bisa mengajukan. Manfaatkan program ini sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan Kaltim ke depan."

Mahasiswa dapat melakukan pendaftaran dan memantau hasil seleksi melalui situs resmi Pendidikan Gratispol Kalimantan Timur.

Program Strategis Tingkatkan SDM Kaltim

Program Gratispol merupakan salah satu program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi secara inklusif bagi masyarakat.

Pemerintah daerah berharap bantuan pendidikan tersebut dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal serta menyiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing global.

Program ini juga diharapkan mendukung pembangunan daerah sekaligus mempersiapkan masyarakat Kalimantan Timur dalam menyambut dan mendukung keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penulis :
Leon Weldrick