
Pantau - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) sekaligus Kepala BKKBN RI, Wihaji, meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulonas 02 di Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, guna memastikan layanan pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya berjalan optimal dan sesuai standar yang ditetapkan.
Kunjungan tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, yang menyebut peninjauan dilakukan untuk memastikan program memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Safrina mengungkapkan, "Kunjungan tersebut untuk memastikan pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok sasaran lainnya berjalan sesuai standar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat."
Wihaji Tinjau Proses Pengolahan hingga Distribusi Makanan
Dalam peninjauan tersebut, Wihaji melihat langsung proses pengolahan makanan yang dilakukan di dapur SPPG Pulonas 02.
Ia juga memeriksa penerapan standar kebersihan dalam operasional dapur untuk memastikan keamanan pangan bagi para penerima manfaat.
Selain itu, Wihaji meninjau mekanisme distribusi makanan yang disalurkan kepada peserta Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
SPPG Pulonas 02 melayani sebanyak 2.316 porsi makanan bergizi setiap hari bagi peserta didik dan kelompok sasaran MBG di Kabupaten Aceh Tenggara.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 463 porsi setiap hari diberikan kepada kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang dikenal sebagai kelompok 3B.
Layani Ribuan Penerima Manfaat Setiap Hari
Operasional dapur SPPG Pulonas 02 didukung oleh 47 tenaga kerja yang bekerja selama enam hari dalam satu minggu.
Safrina menyampaikan, "Operasional dapur didukung oleh 47 tenaga kerja yang bekerja selama enam hari dalam seminggu untuk memastikan layanan berjalan lancar dan tepat waktu."
Wihaji memberikan apresiasi terhadap pengelolaan SPPG Pulonas 02 yang dinilai berjalan baik dan mampu menjangkau ribuan penerima manfaat setiap hari.
Menurut Wihaji, Presiden RI Prabowo Subianto mengamanahkan agar Program Makan Bergizi Gratis disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia menegaskan bahwa SPPG merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini melalui penyediaan makanan bergizi.
Safrina mengungkapkan, "Melalui penyediaan makanan bergizi yang aman, sehat, dan berkualitas, kita berharap dapat mendukung tumbuh kembang anak serta mempercepat upaya pencegahan stunting di daerah."
Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhry menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program peningkatan kualitas keluarga dan percepatan penurunan stunting di daerahnya.
Salim Fakhry menyatakan, “Kehadiran Mendukbangga Wihaji menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan pelayanan gizi bagi masyarakat dalam mewujudkan generasi Aceh Tenggara yang sehat dan berkualitas.”
- Penulis :
- Arian Mesa





