HOME  ⁄  Nasional

Kementerian PU Percepat Program Prioritas Presiden 2026, Progres Sekolah Rakyat dan Irigasi Tunjukkan Tren Positif

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Kementerian PU Percepat Program Prioritas Presiden 2026, Progres Sekolah Rakyat dan Irigasi Tunjukkan Tren Positif
Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 2/6/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Pantau - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan percepatan program prioritas Presiden RI menjadi fokus utama Kementerian PU pada Tahun Anggaran 2026 dengan sejumlah program strategis yang menunjukkan perkembangan positif hingga akhir Mei 2026.

Dody memastikan seluruh program dijalankan dengan prinsip tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran sesuai kontrak, serta tertib dalam pertanggungjawaban.

Ia mengungkapkan, "Percepatan program-program prioritas ini terus kami kawal lebih ketat dari sisi kesiapan pelaksanaan, hambatan lapangan dan ketepatan jadwal, khususnya untuk akses jalan, pengendalian banjir, sekolah rakyat, dan jaringan irigasi."

Kementerian PU mencatat kemajuan signifikan pada berbagai program prioritas Presiden yang menjadi fokus pembangunan infrastruktur nasional sepanjang 2026.

Progres Sekolah Rakyat dan Revitalisasi Madrasah

Pada program Sekolah Rakyat, Kementerian PU menargetkan pembangunan 93 unit sekolah.

Hingga akhir Mei 2026, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai 67,50 persen.

Sementara itu, progres keuangan program Sekolah Rakyat tercatat sebesar 44,33 persen.

Pada program revitalisasi madrasah, Kementerian PU menargetkan revitalisasi terhadap 856 madrasah di berbagai daerah.

Progres fisik revitalisasi madrasah hingga akhir Mei 2026 mencapai 41,88 persen.

Adapun progres keuangan program revitalisasi madrasah telah mencapai 33,22 persen.

Jalan Daerah dan Irigasi Capai Kemajuan Signifikan

Untuk mendukung konektivitas dan produktivitas daerah, Kementerian PU menjalankan program penanganan jalan daerah yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 408,57 kilometer serta pembangunan jembatan sepanjang 375,88 meter.

Program penanganan jalan daerah mencatat progres fisik sebesar 75,10 persen hingga akhir Mei 2026.

Sementara progres keuangan program jalan daerah mencapai 59,49 persen.

Pada sektor irigasi, Kementerian PU menargetkan penanganan jaringan irigasi seluas 19.760 hektare guna memperkuat ketahanan pangan nasional.

Hingga akhir Mei 2026, progres fisik program irigasi mencapai 82,73 persen.

Sedangkan progres keuangan program irigasi tercatat sebesar 38,36 persen.

Pembangunan KSPEAN Wanam Papua Selatan Terus Dikebut

Kementerian PU juga mempercepat pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam di Papua Selatan.

Hingga akhir Mei 2026, pembangunan KSPEAN Wanam mencatat progres fisik sebesar 12,67 persen.

Sementara progres keuangan proyek tersebut mencapai 2,63 persen.

Pembangunan KSPEAN Wanam meliputi pembukaan akses jalan sepanjang 138,5 kilometer, pengendalian banjir seluas 7.503 hektare, serta pembangunan kawasan seluas 4.870 hektare.

Secara umum, Kementerian PU menilai pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden hingga akhir Mei 2026 menunjukkan tren positif dengan progres fisik yang terus meningkat pada sektor akses jalan, pengendalian banjir, Sekolah Rakyat, jaringan irigasi, serta kawasan swasembada pangan, energi, dan air.

Penulis :
Leon Weldrick