
Pantau - DHL Express memperkuat ekspor logistik Indonesia melalui layanan pengiriman udara ekspres berkapasitas hingga 3 ton per pengiriman guna mendukung pertumbuhan industri nasional dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Luncurkan Layanan Heavy Weight Express
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan kebutuhan dunia usaha terhadap solusi logistik yang cepat, andal, dan memiliki kepastian pengiriman terus meningkat seiring berkembangnya bisnis global.
"Seiring bisnis yang semakin berkembang dan terintegrasi secara global, kebutuhan akan solusi logistik yang menghadirkan kecepatan, keandalan, dan kepastian menjadi semakin penting," kata Ahmad.
DHL Express meluncurkan layanan Heavy Weight Express (HWX) sebagai bagian dari ekspansi global portofolio Time Definite International.
Layanan tersebut memungkinkan pengiriman udara ekspres dengan kapasitas hingga 1.000 kilogram per koli dan maksimal 3.000 kilogram dalam satu pengiriman.
Peluncuran HWX dilakukan di tengah pertumbuhan sektor logistik nasional yang diproyeksikan mencapai nilai pasar sekitar 139 miliar dolar Amerika Serikat pada 2026.
Dukung Industri dan Ekspor Nasional
Melalui layanan baru ini, DHL Express memperkuat kemampuannya dalam menangani pengiriman kargo berat ke lebih dari 220 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Ahmad menjelaskan HWX menawarkan pengiriman berbasis waktu (time-definite), pemantauan proaktif, kontrol end-to-end, serta skema harga transparan untuk mengurangi ketidakpastian biaya logistik.
"Didukung jaringan aviasi dan darat terintegrasi yang memastikan kapasitas angkut yang stabil, waktu pengiriman yang dapat diprediksi, serta standar penanganan yang konsisten secara global," ujarnya.
Pelanggan juga memperoleh visibilitas penuh terhadap proses pengiriman serta jaminan penanganan khusus untuk barang bernilai tinggi, sensitif terhadap guncangan, maupun yang memerlukan perlakuan khusus.
Jawab Kebutuhan Manufaktur hingga Farmasi
DHL menyebut layanan HWX relevan dengan tren pertumbuhan ekspor Indonesia yang terus meningkat.
Data menunjukkan ekspor nonmigas Indonesia tumbuh 7,68 persen secara tahunan pada awal 2025, sementara ekspor sektor manufaktur meningkat lebih dari 16 persen.
Untuk mendukung operasional tersebut, DHL menghadirkan Heavy Weight Priority Desks yang bertugas melakukan pemantauan real-time, deteksi dini kendala, serta komunikasi langsung dengan pelanggan selama proses pengiriman berlangsung.
Layanan ini ditujukan bagi sektor teknologi, manufaktur otomotif, teknik dan mesin, life sciences, farmasi, hingga minyak dan gas yang membutuhkan pengiriman cepat dan tepat waktu.
Menurut Ahmad, keandalan logistik menjadi faktor penting karena sektor manufaktur menyumbang sekitar 18 hingga 19 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
"Heavy Weight Express hadir untuk menjawab kebutuhan yang selama ini belum terpenuhi dengan menggabungkan kecepatan pengiriman ekspres dan kemampuan pengiriman heavyweight dalam satu solusi," katanya.
Dengan pengelolaan armada pesawat, hub, gateway, proses kepabeanan hingga layanan last mile delivery secara mandiri, DHL Express menilai HWX mampu memberikan kepastian pengiriman bahkan saat terjadi gangguan rantai pasok global.
- Penulis :
- Aditya Yohan





