
Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) siap memfasilitasi pengembangan intellectual property (IP) animasi bertema pola asuh atau parenting melalui kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif nasional maupun global guna memperkuat kualitas konten dan memperluas jangkauan pasar.
Kemenekraf Dorong Kolaborasi Pengembangan Animasi
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyampaikan dukungan tersebut saat menerima audiensi jajaran aplikasi parenting Tentang Anak di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Rabu (3/6).
“Kami siap membantu Tentang Anak untuk berkolaborasi dengan kampus-kampus atau menyediakan peluang magang, karena kolaborasi sangat dibutuhkan untuk dapat mengangkat nilai suatu animasi dengan memperluas ke ekosistem atau platform lainnya,” ungkap Irene.
Ia mengapresiasi inovasi digital yang dikembangkan Tentang Anak dalam membangun ekosistem edukasi berbasis sains untuk mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.
Salah satu produk yang telah dikembangkan adalah serial animasi Sahabat Anak Nyanyi Gembira (SANG) yang menghadirkan karakter Swara, Gema, Nada, dan Aluna sejak November 2025.
Animasi Edukatif Didorong Menembus Pasar Lebih Luas
Menurut Irene, animasi yang menggabungkan unsur hiburan dan pendidikan tersebut perlu diperkuat melalui kolaborasi dengan animator serta kreator lain agar kualitas konten dan daya saingnya meningkat.
Direktur sekaligus Founder Tentang Anak, Mesty Ariotedjo, mengaku memperoleh banyak masukan terkait pengembangan IP dan model bisnis yang berkelanjutan dari pertemuan tersebut.
“Animasi SANG hadir untuk edukasi anak dan hiburan sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Harapannya tentu bisa berkembang bersama, semakin mendunia, serta menginspirasi anak-anak di Indonesia dan dunia untuk tumbuh sehat,” ujar Mesty.
Ia menjelaskan Tentang Anak awalnya dibangun dengan misi sosial untuk mendukung tumbuh kembang anak Indonesia sebelum berkembang menjadi ekosistem kreatif yang lebih luas.
Tanamkan Nilai Karakter Sejak Dini
Serial animasi SANG dirancang bersama psikolog dan dokter anak untuk membantu proses pembelajaran anak melalui pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka.
Animasi tersebut juga menanamkan nilai 4C, yakni Courageous, Curious, Caring, dan Confident, sebagai bagian dari pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Kemenekraf berharap kolaborasi yang lebih luas dapat memperkuat industri animasi nasional sekaligus mendorong lahirnya karya kreatif Indonesia yang mampu bersaing di tingkat global.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





