HOME  ⁄  Nasional

Kemenekraf dan Braze Percepat Digitalisasi Ekonomi Kreatif untuk Perluas Pasar Global

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kemenekraf dan Braze Percepat Digitalisasi Ekonomi Kreatif untuk Perluas Pasar Global
Foto: Foto: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menerima audiensi dari Braze di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (16/7/2026). (Sumber: Kementerian Ekonomi Kreatif)

Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan perusahaan teknologi Braze untuk mempercepat pengembangan pegiat ekonomi kreatif melalui pemanfaatan teknologi pemasaran digital guna meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar global.

Teknologi Digital Didorong untuk Perkuat Pelaku Ekraf

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan Kemenekraf berperan sebagai akselerator yang membantu pegiat ekonomi kreatif berkembang melalui akses teknologi, pelatihan, pemasaran, investasi, dan jejaring internasional.

"Fungsi dari Kementerian Ekraf lebih sebagai akselerator. Kami ingin pegiat ekonomi kreatif yang sudah memiliki produk dan kapasitas bisnis dapat tumbuh lebih cepat melalui akses teknologi, pelatihan, pemasaran, investasi, hingga jejaring internasional," kata Riefky.

Kolaborasi Kemenekraf dan Braze akan difokuskan melalui program Grow with Braze yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026.

Program tersebut memanfaatkan jaringan global Braze untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia dengan mendorong peningkatan daya saing, perluasan pasar, dan peluang pelaku usaha nasional menembus pasar internasional.

Kerja sama tersebut mencakup penyediaan 1.000 sertifikasi gratis mengenai customer engagement and digital campaign bagi pegiat ekraf serta dukungan teknologi untuk membangun komunikasi digital yang lebih personal dengan konsumen.

Braze Siapkan Pelatihan dan Konferensi Teknologi

Country Director Braze Indonesia Franz Sihaloho mengatakan teknologi customer engagement dapat membantu pelaku ekonomi kreatif Indonesia memperkuat hubungan dengan konsumen.

"Kami percaya teknologi customer engagement dapat membantu pegiat ekonomi kreatif Indonesia membangun hubungan yang lebih kuat dengan konsumen. Maka, kami ingin berkolaborasi dengan Kementerian Ekraf melalui pelatihan, sertifikasi, hingga pemanfaatan teknologi agar semakin banyak pegiat ekraf Indonesia yang mampu berkembang dan bersaing di pasar global," ujar Franz.

Braze juga akan menggelar konferensi teknologi pemasaran berskala internasional pada 4 Agustus 2026 yang menghadirkan CEO global Braze dari Amerika Serikat.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya diharapkan menjadi pembicara utama sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

Selain agenda konferensi, Kemenekraf dan Braze membahas peluang kerja sama lain, seperti pelatihan talenta digital, optimalisasi bisnis bagi binaan Kementerian Ekraf, serta keterlibatan Braze dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.

Braze merupakan perusahaan teknologi yang menyediakan Customer Engagement Platform (CEP) berbasis cloud untuk membantu berbagai merek global membangun komunikasi personal dengan konsumen melalui pemanfaatan data real-time dan kecerdasan buatan (AI).

Pemerintah melalui pendekatan heksaheliks terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan lembaga keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif serta berkelanjutan.

Penulis :
Arian Mesa