
Pantau - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas menyatakan penyaluran BBM subsidi bagi nelayan di Makassar, Sulawesi Selatan, berjalan tertib, terdata dengan baik, dan sesuai ketentuan setelah melakukan pemantauan di SPBU Nelayan Paotere pada Rabu, 3 Juni 2026.
Wahyudi menyampaikan bahwa penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat.
Penyaluran BBM Subsidi Terintegrasi Sistem XStar
Menurut Wahyudi, distribusi BBM subsidi kepada nelayan di Makassar telah menggunakan sistem yang lebih terukur dan akuntabel.
Penyaluran BBM subsidi dilakukan melalui surat rekomendasi yang terintegrasi dengan aplikasi XStar BPH Migas.
Sistem tersebut membantu memastikan subsidi hanya diterima oleh nelayan yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku.
Wahyudi mengungkapkan, "Seluruh nelayan penerima BBM subsidi menggunakan surat rekomendasi secara tertib."
Ia menjelaskan bahwa implementasi aplikasi XStar BPH Migas mendukung proses verifikasi dan pengawasan penyaluran subsidi.
Data nelayan penerima manfaat tercatat dengan baik dalam sistem sehingga proses pengambilan BBM subsidi dapat dipantau sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Wahyudi menegaskan bahwa data penerima, proses pengambilan, identitas nelayan, serta penggunaan BBM telah sesuai peruntukannya.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya kesadaran nelayan untuk menggunakan BBM subsidi secara bertanggung jawab.
Wahyudi juga memberikan apresiasi kepada nelayan yang berkomitmen menjaga agar solar subsidi benar-benar digunakan untuk kepentingan nelayan dan tidak disalahgunakan.
Pengambilan BBM subsidi oleh nelayan tidak dilakukan setiap hari, melainkan berdasarkan jadwal melaut dan kebutuhan aktual di lapangan.
Penggunaan BBM subsidi tersebut juga sesuai dengan kebutuhan operasional nelayan dalam kegiatan melaut.
HNSI Makassar Apresiasi Pengawasan BPH Migas
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Makassar, Muh Arsyad, mengapresiasi pengawasan dan pembinaan yang dilakukan BPH Migas terhadap penyaluran BBM subsidi.
Arsyad menegaskan bahwa pengurus koperasi berkomitmen menjaga agar BBM subsidi menjadi hak nelayan sepenuhnya.
Ia mengungkapkan, "Kami siap menjadi garda terdepan dalam melawan pihak-pihak yang berupaya mengambil hak nelayan atas BBM subsidi."
Arsyad menjelaskan bahwa SPBU Nelayan Paotere tidak hanya melayani nelayan Kota Makassar tetapi juga nelayan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ratusan anggota yang terdaftar di SPBU Nelayan Paotere mewakili ribuan nelayan kecil yang bergantung pada solar subsidi untuk aktivitas penangkapan ikan.
Menurutnya, ketersediaan solar subsidi sangat penting untuk menunjang aktivitas nelayan sekaligus menjaga pasokan hasil laut bagi masyarakat.
Arsyad menyampaikan terima kasih kepada BPH Migas dan Pertamina atas dukungan yang diberikan kepada nelayan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden yang dinilai berpihak kepada nelayan dan masyarakat kecil melalui keberlanjutan program subsidi solar.
Pemantauan Juga Menjangkau SPBU dan Angkutan Umum
Selain memantau SPBU Nelayan Paotere, Wahyudi juga melakukan kunjungan ke sejumlah SPBU dan pool bus untuk berdialog langsung dengan pengemudi angkutan barang dan angkutan penumpang.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyudi mengajak masyarakat menggunakan BBM subsidi secara bijak dan sesuai kebutuhan agar manfaat subsidi dapat dirasakan lebih merata.
Seorang pengemudi kargo bernama Sutomo (55) menyebut kebutuhan BBM subsidi untuk operasional dalam kota sekitar 20 liter per hari.
Untuk perjalanan luar kota, kebutuhan BBM subsidinya mencapai sekitar 30 hingga 40 liter per hari.
Sutomo mengaku terbantu dengan ketersediaan BBM subsidi untuk mendukung pekerjaannya sehari-hari.
Pengemudi bus rute Makassar–Masamba, Fenil (44), mengatakan kebutuhan BBM subsidinya sekitar 200 liter per hari.
Fenil berharap pelayanan pengisian BBM subsidi di seluruh SPBU dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Kegiatan pemantauan tersebut juga dihadiri Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Denny Sukendar.
Secara keseluruhan, hasil pemantauan menunjukkan penyaluran BBM subsidi kepada nelayan di Makassar berjalan tertib, terdata dengan baik, dan sesuai peruntukan.
- Penulis :
- Arian Mesa





