HOME  ⁄  Nasional

Polisi Bergerak Cepat Amankan Sekolah di Pamulang Usai Laporan Keributan Viral

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polisi Bergerak Cepat Amankan Sekolah di Pamulang Usai Laporan Keributan Viral
Foto: (Sumber : Tangkapan layar dari akun Instagram @perspektif.tng terkait peristiwa bentrok di kawasan Tangerang Selatan, Kamis (4/6/2026). ANTARA/Instagram/@perspektif.tng/Ilham Kausar.)

Pantau - Polisi mengamankan area SD Islam Pembangunan di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, setelah menerima laporan dugaan keributan melalui layanan Call Center 110 pada Kamis (4/6), yang sempat memicu keresahan karena terjadi saat jam pulang siswa.

Polisi Datangi Lokasi dan Perketat Pengamanan

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra bersama personel piket fungsi di bawah pengawasan Panit Binmas IPTU Mulyono langsung menuju lokasi sekitar pukul 11.45 WIB setelah menerima laporan dari masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diterima, terdapat sekelompok orang yang datang beramai-ramai ke lingkungan sekolah sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga dan pihak sekolah.

Petugas kemudian melakukan pengecekan lokasi, menghubungi pelapor, serta melaksanakan pengamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah potensi gangguan keamanan yang lebih luas.

“Setiap informasi yang masuk melalui layanan 110, kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Kehadiran anggota di lapangan merupakan upaya kami untuk memastikan situasi tetap aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” ungkap Galuh.

Setibanya di lokasi, aparat kepolisian berkoordinasi dengan pihak pelapor dan pihak terkait sambil memperketat pengamanan di sekitar area sekolah.

Negosiasi Masih Berlangsung di Tengah Proses Hukum

Berdasarkan hasil pengecekan petugas di lapangan, kondisi di lingkungan sekolah telah terpantau aman dan kondusif.

Sementara itu, proses komunikasi dan negosiasi antara pihak-pihak yang terlibat masih berlangsung karena perkara tersebut masih dalam proses hukum di Pengadilan Negeri Depok.

Galuh menegaskan bahwa kepolisian berfokus menjaga keamanan dan ketertiban selama proses berlangsung.

“Kami tidak berhak menjawab, soalnya bukan ranah kami. Kami hanya mengamankan supaya tidak ada aksi keributan,” kata Galuh.

Sebelumnya, sebuah video viral yang diunggah akun Instagram @perspektif.tng memperlihatkan kericuhan di kawasan Tangerang Selatan.

Dalam unggahan tersebut disebutkan sejumlah orang yang diduga berasal dari pihak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendatangi gedung aset milik Yayasan Madrasah Pembangunan di Pamulang.

“Puluhan orang tersebut memaksa masuk hingga terjadi aksi saling dorong pagar besi dengan penjaga,” tulis akun tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf