
Pantau - Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata terus mengembangkan wisata kebugaran sebagai strategi diversifikasi produk wisata guna menarik wisatawan berkualitas yang memiliki masa tinggal lebih lama dan tingkat pengeluaran lebih tinggi.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan kebijakan tersebut saat membuka Bali Wellness and Beauty Expo 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur, Bali, Jumat (5/6).
Menurutnya, perubahan perilaku wisatawan setelah pandemi COVID-19 turut mendorong pertumbuhan sektor wisata kebugaran di berbagai negara.
Wisata Kebugaran Jadi Sektor Pariwisata yang Tumbuh Pesat
Ni Luh Puspa mengatakan wisata kebugaran menjadi salah satu sektor pariwisata yang paling cepat berkembang dan memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai tantangan.
Berdasarkan data Global Wellness Institute, nilai ekonomi industri kebugaran global saat ini mencapai 6,8 triliun dolar AS.
Angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 9,8 triliun dolar AS pada 2029.
Ia menilai perkembangan tersebut menunjukkan besarnya peluang yang dapat dimanfaatkan Indonesia dalam industri perjalanan dan pariwisata global.
Wisatawan saat ini tidak hanya mencari destinasi wisata, tetapi juga pengalaman yang mampu mendukung kesehatan fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual.
Bali Wellness and Beauty Expo Jadi Ajang Promosi Indonesia
Wakil Menteri Pariwisata menilai Bali Wellness and Beauty Expo 2026 menjadi sarana penting untuk mempromosikan produk dan layanan kebugaran sekaligus memperkenalkan kekayaan praktik kebugaran yang dimiliki Indonesia.
"Melalui Bali Wellness and Beauty Expo, kita memperkenalkan Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman hidup sehat dan berkualitas. Ini adalah kekuatan yang dapat menjadi daya saing Indonesia di masa depan," ungkap Ni Luh Puspa.
Bali Wellness and Beauty Expo 2026 berlangsung pada 4 hingga 6 Juni 2026 di Sanur, Bali.
Pameran tersebut menghadirkan lebih dari 140 merek unggulan di bidang kebugaran dan kecantikan.
Sebanyak 90 peserta dari dalam dan luar negeri turut ambil bagian dalam ajang yang menjadi salah satu upaya memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kebugaran dunia.
- Penulis :
- Aditya Yohan





