HOME  ⁄  Nasional

Mensesneg Prasetyo Hadi Terima Aspirasi BEM SI Jawa Tengah Terkait Penguatan Rupiah dan Kondisi Ekonomi Nasional

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Mensesneg Prasetyo Hadi Terima Aspirasi BEM SI Jawa Tengah Terkait Penguatan Rupiah dan Kondisi Ekonomi Nasional
Foto: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat memberi keterangan pers di kompleks parlemen, Jakarta, Senin 8/6/2026 (sumber: ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Pantau - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menerima aspirasi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Jawa Tengah terkait permasalahan perekonomian nasional yang akan menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan ekonomi.

Prasetyo Hadi menyampaikan hal tersebut usai mengikuti rapat koordinasi tata kelola ekspor di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Ia menegaskan pemerintah dalam beberapa hari terakhir terus bekerja sama dan bekerja keras untuk mengatasi berbagai persoalan ekonomi yang dihadapi Indonesia.

Prasetyo mengakui persoalan ekonomi saat ini bukan masalah yang mudah untuk diselesaikan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan.

Ia juga menegaskan bahwa tidak semua permasalahan ekonomi dapat diselesaikan dalam jangka waktu tertentu atau secara instan.

Meski demikian, pemerintah memastikan terus berupaya menangani berbagai persoalan ekonomi yang ada.

Pemerintah Perkuat Koordinasi Kebijakan Ekonomi

Prasetyo mengatakan pemerintah optimistis langkah-langkah yang ditempuh dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi nasional.

"Kita yakin bahwa langkah-langkah yang kita ambil, dengan koordinasi yang erat, dengan koordinasi yang intens, dengan kebijakan yang saling memperkuat satu sama lain," ungkapnya.

Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah memberikan kepastian kepada pelaku usaha mengenai kebijakan tata kelola ekspor sumber daya alam.

Kebijakan tersebut disampaikan pemerintah pada Senin (8/6/2026) sebagai bagian dari upaya menjaga kepastian usaha dan mendukung aktivitas ekonomi.

BEM SI Soroti Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Prasetyo menilai aspirasi yang disampaikan mahasiswa memiliki tujuan positif bagi kepentingan bersama, khususnya dalam mendorong perbaikan sektor ekonomi.

"Yakinlah bahwa yang dimaksud juga oleh adik-adik (BEM SI) ini kan semangatnya untuk kita semua, bagaimana untuk memang bekerja keras terutama di sektor ekonomi," ujarnya.

Sebelumnya, BEM SI Jawa Tengah meminta pemerintah memperbaiki kondisi nilai tukar rupiah agar kembali menguat.

Mahasiswa menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang dalam aspirasi mereka disebut telah mencapai Rp18.000 per dolar AS.

Penguatan nilai tukar rupiah menjadi salah satu tuntutan utama yang disampaikan BEM SI Jawa Tengah kepada pemerintah.

Pemerintah menyatakan berbagai masukan dari mahasiswa akan menjadi perhatian dalam upaya memperbaiki kondisi ekonomi nasional.

Penulis :
Shila Glorya