HOME  ⁄  Nasional

Pembangunan 324 Huntara di Senen Rampung, Maruarar Sirait Targetkan Peresmian 15 Juni 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pembangunan 324 Huntara di Senen Rampung, Maruarar Sirait Targetkan Peresmian 15 Juni 2026
Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menghadiri peresmian Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Perkotaan Kementerian PKP di Jakarta, Selasa 9/6/2026 (sumber: ANTARA/Aji Cakti)

Pantau - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan pembangunan 324 unit hunian sementara (huntara) bagi masyarakat yang tinggal di kawasan bantaran rel kereta api di Senen, Jakarta Pusat, telah selesai dan siap diresmikan pada 15 Juni 2026.

Maruarar Sirait mengatakan, "Tadi saya cek sudah selesai."

Ia juga mengungkapkan, "Sudah siap diresmikan tanggal 15 Juni."

Pembangunan huntara tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang selama ini bermukim di kawasan pinggir rel kereta api di wilayah Senen sebagai bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian yang lebih layak, aman, dan manusiawi.

Pembangunan Lebih Cepat dari Target

Ara memberikan apresiasi kepada sejumlah BUMN karya yang terlibat dalam pembangunan huntara, yakni Hutama Karya, Wijaya Karya, dan PP (Persero).

Menurut Ara, progres pembangunan huntara berlangsung sangat cepat dan menunjukkan hasil yang luar biasa.

Target penyelesaian pembangunan sebelumnya ditetapkan pada 15 Juni 2026, namun pekerjaan telah berhasil dituntaskan lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

Pemerintah menegaskan pembangunan huntara merupakan langkah cepat untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak sembari menunggu penataan kawasan secara permanen.

Kerja sama antara pemerintah dan BUMN dinilai menjadi faktor penting dalam percepatan penyelesaian proyek tersebut.

Dilengkapi Fasilitas Hunian dan Sarana Pendukung

Ara menegaskan pembangunan huntara tidak hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga memperhatikan kualitas hunian yang akan ditempati masyarakat.

Setiap unit huntara dilengkapi dua tempat tidur, lemari, dan kipas angin untuk menunjang kenyamanan penghuni.

Selain fasilitas di dalam unit, kawasan huntara juga memiliki tempat makan, WC atau toilet, dapur, mushalla, serta ruang terbuka hijau.

Pemerintah berharap huntara di kawasan Senen segera dapat ditempati dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang memenuhi standar kenyamanan dan kelayakan.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya penataan kawasan perkotaan agar lebih tertib, aman, dan manusiawi serta menegaskan komitmen Kementerian PKP dalam menghadirkan solusi hunian yang cepat, tepat sasaran, dan berpihak kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penulis :
Arian Mesa