HOME  ⁄  Nasional

Menteri Sosial Saifullah Yusuf Mengumumkan Penerimaan Lebih dari 32 Ribu Siswa Sekolah Rakyat pada 2026

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Menteri Sosial Saifullah Yusuf Mengumumkan Penerimaan Lebih dari 32 Ribu Siswa Sekolah Rakyat pada 2026
Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf (kanan) dan Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman (kiri) di Jakarta, Rabu 10/6/2026 (sumber: Kemensos)

Pantau - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan lebih dari 32 ribu siswa akan diterima sebagai peserta didik Sekolah Rakyat pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan program pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu yang didukung pembangunan gedung permanen oleh pemerintah.

Peningkatan Kuota Seiring Pembangunan Gedung Permanen

Saifullah Yusuf menyampaikan laporan tersebut saat bertemu Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman di Jakarta.

Ia mengungkapkan, “Tahun lalu kita mengalokasikan 15 ribu lebih siswa Sekolah Rakyat. Tahun ini lebih dari 32 ribu yang akan diterima sebagai bagian dari siswa Sekolah Rakyat. Peningkatan alokasi ini sesuai dengan jumlah gedung permanen yang dibangun oleh pemerintah atas arahan Bapak Presiden. Saya kira ini yang penting yang bisa kami laporkan.”

Pada tahun sebelumnya, pemerintah mengalokasikan lebih dari 15 ribu siswa untuk mengikuti program Sekolah Rakyat.

Penambahan jumlah penerimaan siswa pada 2026 didukung oleh bertambahnya gedung permanen yang dibangun pemerintah sesuai arahan Presiden.

Menteri Sosial juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kantor Staf Presiden atas dukungan terhadap penyelenggaraan program Sekolah Rakyat.

Evaluasi Program dan Dukungan Kantor Staf Presiden

Pada Juli 2026, penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu memasuki usia satu tahun sehingga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi pelaksanaan program.

Menurut Saifullah Yusuf, evaluasi tersebut mencakup penyempurnaan tata kelola, pemenuhan sumber daya manusia, serta penyelesaian berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Ia juga mengungkapkan, “Saya memohon dukungan terus dari Pak Dudung selaku (Kepala) KSP agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat makin baik, makin sempurna dan nanti melahirkan generasi-generasi yang pintar, berkarakter dan terampil sebagaimana harapan Bapak Presiden.”

Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan berkolaborasi dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, termasuk pembangunan gedung permanen sebagai bagian dari pengembangan program.

Ia mengatakan, “Karena di situlah anak yang putus sekolah, anak yang tidak sekolah, ini akan ditampung dan kemudian disekolahkan secara boarding di Sekolah Rakyat.”

Menurut Dudung, Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Kantor Staf Presiden juga berkomitmen mendukung penyelesaian berbagai hambatan yang muncul melalui koordinasi dengan berbagai pihak agar pembangunan fasilitas dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat dapat berlangsung secara berkelanjutan dan berjalan dengan baik.

Penulis :
Leon Weldrick