
Pantau - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap (huntap) bagi masyarakat penyintas banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang yang terdampak bencana pada 26 November 2025.
Ratusan Hunian Tetap Disiapkan untuk Korban Banjir
Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan mengatakan sebanyak 647 rumah warga harus dibangun kembali dan seluruh lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan telah selesai disiapkan.
“Dari empat desa yang ada di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, dua desa di antaranya mengalami kerusakan parah,” ungkap Teuku Raja Keumangan.
Ia menjelaskan permintaan percepatan pembangunan tersebut juga telah disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Penanganan serta Percepatan Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi di Aceh yang berlangsung di Banda Aceh.
BNPB Disebut Siap Memulai Pembangunan Fisik
Menurut Teuku Raja Keumangan, banjir melanda empat kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, yakni Beutong Ateuh Banggalang, Darul Makmur, Tripa Makmur, dan sebagian wilayah Tadu Raya, dengan dampak terparah terjadi di kawasan pegunungan Beutong Ateuh Banggalang.
Ia menyampaikan hasil koordinasi terakhir menunjukkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berkomitmen segera memulai proses pembangunan fisik hunian tetap bagi warga terdampak.
“Harapan kami, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus terhadap percepatan pembangunan hunian tetap di Nagan Raya, sehingga masyarakat korban banjir di Nagan Raya dapat segera menempati hunian tetap dan menata kehidupan agar semakin lebih baik dan layak,” katanya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





