
Pantau - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menargetkan penciptaan 10 juta wirausaha melalui Program Kesejahteraan Rakyat (Prokesra) Produktif yang menjadi payung besar berbagai program pemberdayaan ekonomi dan pengembangan usaha Kementerian UMKM.
Prokesra Produktif Dorong Masyarakat Menjadi Lebih Produktif
Maman Abdurrahman menjelaskan bahwa Prokesra merupakan program pemerintah yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni Prokesra Afirmatif dan Prokesra Produktif.
Prokesra Afirmatif berfokus pada pemberdayaan masyarakat pada kelompok desil 1 hingga desil 4 dan pelaksanaannya menjadi tanggung jawab Kementerian Sosial.
Sementara itu, Prokesra Produktif ditugaskan kepada Kementerian UMKM untuk mendorong masyarakat pada kelompok desil 5 hingga desil 10 menjadi lebih produktif melalui kegiatan usaha dan pekerjaan.
Maman Abdurrahman mengatakan, “Prokesra Produktif itu adalah untuk men-support atau menghasilkan 10 juta penduduk berusaha dan bekerja. Itu didorong rata-rata di desil 5 sampai desil 10.”
Enam Program Utama Disatukan dalam Satu Kebijakan
Pelaksanaan Prokesra Produktif ditopang oleh enam program utama yang meliputi integrasi dan standardisasi program pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas kewirausahaan dan pendampingan, peningkatan keterampilan kerja, penyediaan akses permodalan, perluasan akses pasar, kemitraan dan sumber daya produktif, serta sertifikasi usaha dan produk beserta pembiayaan inovatif.
Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa seluruh program tersebut sebenarnya telah dijalankan oleh Kementerian UMKM dalam beberapa tahun terakhir.
Ia mengungkapkan, “Artinya keenam ini memang sudah selama beberapa tahun ini dijalankan oleh Kementerian UMKM. Namun sekarang kita bungkus dalam satu narasi besar, satu item tema besar yaitu Prokesra.”
Sebelumnya, Kementerian UMKM juga mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,5 triliun untuk tahun 2027 guna memperkuat berbagai program prioritas dan strategis bagi pengembangan UMKM nasional.
Dari usulan tambahan anggaran tersebut, Rp622 miliar direncanakan untuk rehabilitasi ekonomi UMKM terdampak bencana di Sumatera.
Sekitar Rp900 miliar lainnya diusulkan untuk mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas dan strategis pemerintah.
- Penulis :
- Arian Mesa





