HOME  ⁄  Nasional

Arief Rohman Resmi Pimpin DPC PKB Blora Periode 2026–2031, Kader Diminta Jaga Soliditas

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Arief Rohman Resmi Pimpin DPC PKB Blora Periode 2026–2031, Kader Diminta Jaga Soliditas
Foto: (Sumber : Ketua Fraksi PKB DPRD Blora Mustopa (kiri) bersama Ketua DPC PKB Blora periode 2016-2019 dan 2019-2026, Abdul Hakim (kanan). ANTARA/Gunawan.)

Pantau - Arief Rohman resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Blora periode 2026–2031, dengan seluruh kader dan pengurus partai menyatakan siap mendukung serta mengawal kepemimpinan baru tersebut.

Kader PKB Siap Kawal Kepemimpinan Baru

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blora Mustopa menegaskan penetapan Arief Rohman yang juga menjabat Bupati Blora merupakan keputusan resmi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang harus dihormati dan dijalankan seluruh jajaran partai.

“Ini keputusan DPP PKB yang berlaku secara nasional. Kami semua siap mendukung dan mengawal kepemimpinan baru demi kemajuan PKB Blora,” ungkap Mustopa.

Ia menambahkan soliditas dan loyalitas kader menjadi kunci menghadapi agenda politik mendatang, sehingga seluruh elemen partai diminta menjaga kekompakan setelah pergantian kepemimpinan.

Dalam waktu dekat, PKB Blora juga akan menyusun struktur kepengurusan baru yang melibatkan unsur DPC, DPAC, badan otonom, hingga Fraksi PKB DPRD Blora.

Kepengurusan Baru Diharapkan Perkuat Posisi PKB

Ketua DPC PKB Blora periode 2016–2019 dan 2019–2026, Abdul Hakim atau Gus Hakim, menyampaikan selamat kepada Arief Rohman atas amanah yang diberikan DPP PKB.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bapak Arief Rohman atas amanah yang diberikan. PKB Blora sudah berjalan dengan baik, dan saya yakin di bawah kepemimpinan beliau akan semakin berkembang serta semakin kuat,” ujarnya.

Menurut Gus Hakim, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses kaderisasi yang wajar dalam organisasi sekaligus diharapkan menghadirkan energi baru untuk menjawab tantangan politik ke depan.

Ia juga menilai tantangan terbesar kepengurusan baru adalah meningkatkan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

“Kalau mempertahankan saja sudah berat, maka menambah kursi tentu membutuhkan kerja yang jauh lebih keras. Namun saya yakin PKB Blora memiliki kekuatan dan sumber daya untuk mewujudkan target tersebut,” ungkapnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf