HOME  ⁄  Nasional

BP Batam Perkuat Investasi Digital Melalui Nongsa Digital Park untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BP Batam Perkuat Investasi Digital Melalui Nongsa Digital Park untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Foto: (Sumber : Kepala BP Batam Amsakar Achmad. (ANTARA/HO-BP Batam).)

Pantau - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat realisasi investasi dan pengembangan sektor digital melalui kawasan Nongsa Digital Park (NDP) sebagai pusat kegiatan teknologi dan data center guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Batam, Kepulauan Riau.

Nongsa Digital Park Jadi Magnet Investasi Teknologi

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengatakan kehadiran infrastruktur digital di Batam menunjukkan meningkatnya minat investor terhadap kawasan tersebut.

Ia mengungkapkan, “Nongsa Digital Park menjadi indikator awal yang positif karena menunjukkan adanya minat investasi, kemitraan lintas negara, serta tumbuhnya aktivitas di bidang data center, pengembangan teknologi, dan ekonomi digital.”

Realisasi investasi sektor digital di Batam tercatat mencapai Rp8,557 triliun sepanjang 2025.

Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa juga menyerap 836 tenaga kerja pada triwulan keempat 2025 dengan dampak lanjutan terhadap rantai pasok dan layanan pendukung.

BP Batam turut mengembangkan sumber daya manusia melalui program seperti Apple Academy, IBM Hybrid Cloud Academy, Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) University, dan Epic Games untuk mencetak talenta digital lokal.

Fokus pada Energi Hijau dan Kolaborasi Regional

Amsakar menilai daya tarik Batam tidak hanya berasal dari efisiensi biaya, tetapi juga posisi strategis yang dekat dengan Singapura serta konektivitas lintas negara.

Ia mengatakan, “Yang lebih kuat adalah kombinasi faktor strategis: kedekatan geografis dengan Singapura, konektivitas yang cepat, dan peluang membangun model operasi lintas batas untuk mendukung kebutuhan regional.”

BP Batam juga mendorong pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan energi hijau guna memenuhi kebutuhan pusat data sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ia menegaskan, “BP Batam berkomitmen memastikan pertumbuhan digital tidak datang dengan mengorbankan keberlanjutan lingkungan.”

Menurut Amsakar, “Transformasi digital kita nyata. Kami berkomitmen menjadikan Batam sebagai lokasi investasi yang kompetitif, terukur, dan investor-friendly, khususnya untuk sektor digital yang berkelanjutan.”

Terkait hadirnya Johor-Singapore Special Economic Zone, ia menyatakan, “Kami melihat ini bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang membangun ekosistem komplementer.”

BP Batam juga telah meluncurkan platform MANTAB pada Desember 2025 sebagai sistem job matching berbasis digital yang menghubungkan kebutuhan industri dengan ketersediaan sumber daya manusia secara terintegrasi.

Penulis :
Aditya Yohan