HOME  ⁄  Nasional

Menteri PPPA Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Anak yang Terpapar Judi Online

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menteri PPPA Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Anak yang Terpapar Judi Online
Foto: (Sumber :Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. ANTARA/HO-KemenPPPA.)

Pantau - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengajak seluruh masyarakat berperan aktif melaporkan indikasi eksploitasi atau aktivitas digital yang membahayakan anak, termasuk paparan judi online, melalui layanan resmi SAPA 129 dan WhatsApp 08111-129-129.

Judi Online Dinilai Ancam Masa Depan Anak

Arifah mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan kanal pengaduan resmi untuk membantu perlindungan anak dari ancaman di ruang digital.

Ia mengungkapkan, “Masyarakat dapat memanfaatkan layanan pengaduan resmi melalui Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 atau melalui WhatsApp di nomor 08111-129-129.”

Menurutnya, paparan judi online dapat memicu gangguan mental, kecanduan ekstrem, penurunan prestasi akademik, hingga mendorong perilaku kriminal seperti pencurian, penipuan digital, dan keterlibatan dalam pinjaman online ilegal.

Arifah menegaskan bahwa perlindungan anak dari judi online kini menjadi urgensi nasional yang sama pentingnya dengan pencegahan terhadap pornografi dan game online adiktif.

Pemerintah Perkuat Perlindungan di Ranah Digital

Ia menjelaskan ancaman tersebut dapat mengeksploitasi dopamin anak dan merusak fungsi prefrontal cortex yang berperan dalam pengendalian emosi serta pengambilan keputusan.

Arifah mengatakan, “Jika pornografi merusak moral dan gim adiktif menyita waktu produktif, judi online menyempurnakannya dengan kehancuran finansial dan sosial sejak dini.”

Dalam upaya menekan keterpaparan judi online yang disebut telah mencapai sekitar 200.000 anak, Kementerian Komunikasi dan Digital terus melakukan pemutusan akses terhadap konten yang terindikasi judi online.

Sementara itu, Kementerian PPPA juga mempercepat implementasi Peraturan Presiden tentang Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah Daring sebagai kebijakan nasional untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan ramah bagi anak.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti