
Pantau - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto karena merupakan bagian dari mandat rakyat yang diberikan melalui pemilihan presiden.
Qodari menjelaskan MBG telah menjadi salah satu program prioritas yang disampaikan Prabowo kepada masyarakat sejak masa kampanye dan menjadi bagian dari visi serta misi yang ditawarkan kepada pemilih.
“Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan,” ungkap Qodari.
MBG Dinilai Solusi Persoalan Gizi Nasional
Menurut Qodari, program MBG dirancang untuk menjawab persoalan gizi yang masih dihadapi sebagian anak-anak dan balita di Indonesia yang berpotensi memengaruhi tumbuh kembang mereka.
Ia mengakui pelaksanaan program tersebut menghadapi sejumlah tantangan di lapangan, namun hal itu tidak menjadi alasan untuk menghentikan implementasinya.
Pemerintah, kata dia, tetap membuka ruang dialog dan menerima masukan dari masyarakat agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik dan tepat sasaran.
“Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu. Karena itu justru janji kampanyenya,” jelasnya.
Pemerintah Minta Kesempatan Menuntaskan Program Prioritas
Selain MBG, Qodari menyebut pemerintah juga menjalankan berbagai program lain yang ditujukan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, termasuk penataan ekspor sumber daya alam strategis melalui mekanisme ekspor satu pintu.
Pemerintah juga memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan melalui Program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional.
Menurut Qodari, seluruh kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi besar transformasi bangsa yang sedang dijalankan Presiden Prabowo.
“Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan,” pungkasnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





