HOME  ⁄  Nasional

BNPB Sebut Evakuasi Medis Lancar dan Bantuan Mulai Tiba untuk Korban Gempa Sulteng

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Sebut Evakuasi Medis Lancar dan Bantuan Mulai Tiba untuk Korban Gempa Sulteng
Foto: (Sumber :Petugas kesehatan memeriksa infus pasien yang berada di pelataran ruang perawatan Rumah Sakit Anutapura Pal usai terjadi gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo dengan kedalaman 10 km yang berada di darat 42 km tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) pukul 11:27 WITA tersebut tidak bepotensi tsunami namun menimbulkan kepanikan warga dan merusak sejumlah infrastruktur. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/Lmo/YU/pri..)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan proses evakuasi medis darurat pascagempa magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah berjalan dengan baik, sementara bantuan logistik dan tim reaksi cepat mulai tiba untuk memperkuat penanganan di wilayah terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan evakuasi pasien dari dalam gedung rumah sakit ke area terbuka dilakukan sesuai prosedur keselamatan guna mengantisipasi dampak gempa susulan.

“Evakuasi darurat pasien ke halaman rumah sakit kemarin sempat dilakukan seluruhnya guna memastikan perlindungan terhadap warga yang dirawat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Poso juga telah mendirikan tenda darurat di area luar fasilitas medis tersebut,” ungkap Abdul dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan pasien akan dipindahkan kembali ke ruang perawatan secara bertahap seiring menurunnya intensitas dan frekuensi gempa susulan.

Posko Darurat dan Tim Reaksi Cepat Diaktifkan

Pemerintah Kabupaten Sigi telah mengaktifkan posko darurat utama serta dua posko lapangan yang berlokasi di Kantor Camat Nokilalaki dan Kantor Camat Palolo.

Posko tersebut digunakan untuk mendukung pendataan dampak bencana, pembersihan puing bangunan, serta pemetaan kebutuhan warga yang masih bertahan di luar rumah akibat trauma pascagempa.

Abdul mengungkapkan tim reaksi cepat BNPB dari Jakarta telah tiba di Palu pada Rabu pagi dan langsung bergerak menuju Kabupaten Sigi dan Kabupaten Poso.

Tim tersebut membawa bantuan stimulan awal untuk mempercepat penanganan darurat di lokasi terdampak.

Bantuan Logistik Mulai Disalurkan

BNPB menyalurkan berbagai kebutuhan darurat berupa tiga unit tenda pengungsi berukuran besar untuk mendukung operasional rumah sakit dan posko pengungsian.

Selain itu, sebanyak 50 tenda keluarga diprioritaskan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa.

Ratusan paket kebutuhan pokok juga telah dikirim bersama bantuan nonpangan berupa matras, selimut, terpal, dan kasur lipat.

Abdul menegaskan pemerintah pusat dan daerah berkomitmen menjaga ketersediaan bantuan secara berkelanjutan, khususnya bagi 30 kepala keluarga di Kabupaten Sigi yang rumahnya tercatat mengalami kerusakan berat.

Penulis :
Aditya Yohan