billboard mobile
HOME  ⁄  Nasional

Menteri Rini dan Gubernur South Australia Bahas Transformasi Digital hingga Penguatan ASN Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menteri Rini dan Gubernur South Australia Bahas Transformasi Digital hingga Penguatan ASN Indonesia
Foto: (Sumber :Dalam pertemuan dengan Governor of South Australia Frances Adamson AC, Menteri PANRB Rini Widyantini membahas reformasi sektor publik, peningkatan kapasitas dan tata kelola, serta transformasi digital sektor publik..)

Pantau - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini membahas transformasi digital, reformasi sektor publik, serta peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) saat bertemu Governor of South Australia Frances Adamson AC di Jakarta, Kamis (18/6).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Australia, khususnya dalam pengembangan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

"Pertemuan dengan Ambassador Brazier, Gubernur Adamson, dan Profesor Stirling dari Flinders University adalah kesempatan yang sangat istimewa. Lewat pertemuan ini, kami dapat saling bertukar pandangan terkait hal-hal yang menjadi mutual interest antara Indonesia dan Australia," ujar Rini.

Fokus Tingkatkan Kapasitas ASN di Era Digital

Rini menjelaskan transformasi digital nasional tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Pemerintah saat ini berfokus meningkatkan kompetensi lebih dari 6,7 juta ASN, terutama dalam literasi digital, pengambilan keputusan berbasis data, analisis kebijakan, manajemen publik yang adaptif, dan mobilitas talenta.

Menurutnya, kerja sama dengan universitas-universitas kelas dunia dapat menjadi langkah strategis untuk mendukung pengembangan pemimpin sektor publik melalui program pendidikan eksekutif, magister, sertifikasi profesional, hingga micro-credential.

Rini juga menilai kolaborasi antara instansi pemerintah Indonesia dan perguruan tinggi Australia berpotensi memperkuat kualitas kepemimpinan sektor publik di masa depan.

Dorong Pelayanan Publik Inklusif dan Peran ASN Perempuan

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Rini turut menekankan pentingnya dukungan terhadap ASN perempuan guna membangun birokrasi yang lebih inklusif dan adaptif.

Ia menyebut terdapat empat pendekatan utama yang perlu terus diperkuat, yakni legislasi yang adil, transformasi budaya organisasi, keteladanan kepemimpinan, serta penguatan semangat women support women melalui jejaring, mentoring, dan coaching.

Rini juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan hasil reformasi birokrasi dan transformasi pelayanan publik dapat dirasakan secara merata hingga seluruh daerah di Indonesia.

"Indonesia meyakini bahwa transformasi digital harus tetap berlandaskan pada kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi diarahkan untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih mudah diakses, lebih inklusif, dan lebih responsif terhadap kebutuhan warga," ungkapnya.

Ia menambahkan Indonesia memandang Australia sebagai mitra strategis yang memiliki hubungan erat dan saling menguntungkan dalam berbagai sektor.

"Di tengah perubahan yang semakin cepat, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika ekonomi dan sosial, saya meyakini bahwa Indonesia dan Australia memiliki peluang besar untuk bekerja sama lebih erat dalam reformasi sektor publik, pemerintahan digital, pengembangan pemimpin masa depan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia," tandasnya.

Penulis :
Aditya Yohan
Kemenkeu 2026