billboard mobile
HOME  ⁄  Nasional

Wali Kota Tangsel Dorong Literasi Digital Anak untuk Cegah Ancaman dan Kekerasan di Ruang Siber

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wali Kota Tangsel Dorong Literasi Digital Anak untuk Cegah Ancaman dan Kekerasan di Ruang Siber
Foto: (Sumber :Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. ANTARA/Irfan.)

Pantau - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menekankan pentingnya literasi digital bagi anak-anak agar terhindar dari berbagai ancaman di ruang digital yang semakin berkembang seiring perubahan zaman.

Ancaman Digital Jadi Perhatian Bersama

Benyamin mengatakan tantangan yang dihadapi perempuan dan anak saat ini tidak hanya berupa kekerasan fisik dan psikis, tetapi juga berbagai risiko baru di ruang digital yang memerlukan perhatian seluruh pihak.

Ia menegaskan perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

"Kami terus mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, dalam upaya melindungi perempuan dan anak dari berbagai risiko sosial yang terus berkembang seiring perubahan zaman," kata Benyamin.

Menurutnya, Pemkot Tangerang Selatan terus meningkatkan upaya pencegahan melalui edukasi, sosialisasi, pendampingan, serta penguatan layanan perlindungan yang mudah diakses masyarakat.

Pemkot Siapkan Layanan Pengaduan 24 Jam

Benyamin menegaskan perempuan dan anak berhak memperoleh perlindungan optimal agar dapat hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

“Perempuan dan anak harus mendapatkan perlindungan yang optimal. Mereka berhak hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perlakuan yang merugikan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau korban kekerasan agar tidak takut melapor karena Pemkot Tangsel telah menyediakan layanan pengaduan melalui hotline Tangsel Siaga 112 dan WhatsApp 0813-8020-1112 yang dapat diakses selama 24 jam.

“Pencegahan harus menjadi fokus utama. Semakin kuat ketahanan keluarga dan semakin tinggi kesadaran masyarakat, maka potensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan,” ungkapnya.

Benyamin menambahkan Pemkot Tangsel akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan perempuan dan anak memperoleh hak-haknya secara optimal dalam bidang pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan kesempatan berkembang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Kemenkeu 2026