
Pantau - Sebanyak 3.761 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan dan melayani jalannya unjuk rasa yang digelar sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa di beberapa titik wilayah Jakarta Pusat pada Senin (22/6/2026).
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung mengatakan pengamanan dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk kawasan silang selatan Monas, dengan tuntutan aksi yang beragam dari masing-masing kelompok.
“Pengamanan dan pelayanan dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan silang selatan Monas. Aksi unjuk rasa dari beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa dengan tuntutan yang berbeda,” ungkap Reynold.
Ia menjelaskan pengerahan personel dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian untuk menjaga keamanan sekaligus menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum.
Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis
Reynold menegaskan seluruh personel yang bertugas diminta mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif selama mengawal jalannya aksi.
“Kami menyiapkan personel untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib. Kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan anggota yang bertugas agar tetap profesional, tidak terpancing situasi di lapangan, serta tidak membawa senjata api maupun senjata tajam saat melakukan pengamanan.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Layani masyarakat yang menyampaikan aspirasi dengan baik sesuai prosedur, serta tetap menjaga soliditas dalam pelaksanaan pengamanan,” tegas Reynold.
Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Selain pengamanan, kepolisian menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi aksi.
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi aksi agar mencari jalur alternatif. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional, melihat perkembangan di lapangan,” katanya.
Reynold juga mengajak peserta aksi menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, tidak anarkis, dan mematuhi aturan yang berlaku,” tuturnya.
Polres Metro Jakarta Pusat memastikan pengamanan akan berlangsung hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman serta kondusif.
- Penulis :
- Aditya Yohan





