
Pantau - Massa Emak Muda Bersatu membubarkan diri secara tertib pada Senin (22/6) pukul 13.15 WIB setelah menggelar aksi damai di kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, dengan menyampaikan dukungan terhadap berbagai program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB itu diakhiri dengan lantunan shalawatan dan pembersihan area unjuk rasa oleh para peserta.
Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Seribuan peserta aksi yang didominasi emak muda mengenakan kaos putih dan kerudung merah sambil membawa spanduk, poster, alat dapur, serta sayuran sebagai simbol dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Massa juga mengangkat bunga mawar merah sebagai bentuk dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Aksi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan orasi serta pembacaan puisi yang menyoroti manfaat program-program kerakyatan pemerintah.
“MBG sudah terbukti berperan dalam mendukung stunting. Semua sudah merasakan manfaat MBG,” kata orator Oktasari Sabil.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap berbagai program pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat.
“Jangan sentuh Presiden Prabowo, kami mendukung program pro kerakyatan,” ujarnya.
Setelah aksi selesai, peserta secara sukarela memungut sampah di sekitar lokasi sebelum meninggalkan kawasan Monas.
Sampaikan Delapan Tuntutan
Koordinator lapangan aksi, Dewi, mengatakan Emak Muda Bersatu merupakan kelompok ibu muda yang peduli terhadap masa depan anak, keluarga, dan bangsa.
“Kami merupakan kumpulan para ibu muda yang peduli terhadap masa depan anak-anak, keluarga, dan bangsa Indonesia,” katanya.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan delapan poin tuntutan kepada pemerintah.
Tuntutan pertama adalah percepatan pembahasan dan pengesahan Undang-Undang Makan Bergizi Gratis agar program memiliki landasan hukum yang kuat dan berkelanjutan.
“Kami mendukung program MBG karena menyangkut masa depan generasi Indonesia. Program ini harus memiliki landasan hukum yang kuat agar pelaksanaannya semakin baik, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” kata Dewi.
Massa juga mendesak percepatan pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset Koruptor.
Selain itu, mereka menyatakan dukungan terhadap Koperasi Merah Putih, Program Sekolah Rakyat, percepatan ketahanan pangan nasional, serta Proyek Strategis Nasional.
Poin lainnya adalah ajakan menjaga persatuan bangsa dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah masyarakat.
Massa juga meminta Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap menteri dan wakil menteri yang dinilai tidak menunjukkan kinerja maksimal.
“Program yang baik membutuhkan pelaksana yang baik. Karena itu, pejabat yang tidak mampu bekerja sesuai harapan rakyat perlu dievaluasi dan diganti,” kata Dewi.
Tuntutan terakhir adalah dukungan terhadap keberlanjutan kepemimpinan Prabowo-Gibran agar program-program yang telah berjalan dapat terus disempurnakan demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap pemerintah mendengar suara rakyat dan terus mempercepat program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





