HOME  ⁄  Nasional

Polda Jabar Prioritaskan Pemulihan Trauma Korban dalam Penyidikan Kasus Penyekapan Tiga Tahun

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polda Jabar Prioritaskan Pemulihan Trauma Korban dalam Penyidikan Kasus Penyekapan Tiga Tahun
Foto: (Sumber :Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan saat diwawancarai oleh media di Bandung Barat, Jawa Barat, pada Selasa (23/6/2026). ANTARA/Ilham Nugraha.)

Pantau - Polda Jawa Barat memastikan pemeriksaan terhadap YTR (29), korban penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kekasihnya selama tiga tahun, akan dilakukan dengan mengutamakan pemulihan kondisi psikologis korban guna mendukung proses penyidikan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan pemeriksaan akan dilakukan secara hati-hati agar tidak memperburuk trauma yang masih dialami korban.

Ia mengungkapkan, "Tentunya proses ini tetap memperhatikan kondisi pemulihan psikologis korban yang trauma berat, harus dijaga jangan sampai pertanyaan kami mengganggu psikologis korban."

Menurut Rudi, kondisi mental korban menjadi aspek penting yang harus dijaga seiring upaya kepolisian mengungkap kasus dan memburu pelaku berinisial TH yang hingga kini masih buron.

Polda Jabar menerima informasi bahwa kondisi korban mulai menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan dan pendampingan intensif.

Perbaikan kondisi tersebut akan dimanfaatkan penyidik untuk meminta keterangan yang dapat membantu proses penyelidikan dan pengejaran pelaku.

Rudi mengatakan, "Kami dapat kabar, korban sudah membaik. Tentunya kita akan memanfaatkan kondisi ini untuk menanyai korban, sangat besar perannya. Ada materi yang akan kami tanyakan terkait pelaku."

Keterangan korban dinilai penting untuk melengkapi berbagai informasi yang telah dikumpulkan tim khusus yang dibentuk Polda Jawa Barat.

Kepolisian terus melakukan pelacakan terhadap keberadaan TH yang diduga menjadi pelaku penyekapan dan penganiayaan.

Rudi menegaskan pihaknya tidak dapat membeberkan detail teknis proses pencarian yang sedang berlangsung.

"Terkait informasi keberadaan pelaku kami tidak bisa sampaikan secara teknis, tentunya akan kami kejar ke manapun," katanya.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah YTR ditemukan dalam kondisi mengalami luka-luka dan diduga menjadi korban penyekapan serta penganiayaan oleh kekasihnya selama tiga tahun.

Saat ini korban masih menjalani proses pemulihan dengan pendampingan tenaga medis dan psikolog, sementara aparat kepolisian terus memburu pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Penulis :
Aditya Yohan